
Pada kesempatan kali coba utak-atik angka kembali untuk penerapan pola dengan target ppm (part per million atau bagian per sejuta) yang entah apa maksudnya silahkan dipelajari lebih lanjut biar ada peningkatan pengetahuan walau sekedar berprofesi sebagai petani. Biar sedikit ada variasi gambar saya tampilkan lahan usia tanam kurang lebih 1 minggu setelah tanam.

Foto lahan diatas baru saja dilakukan penaburan pupuk dengan mix sisa musim sebelumnya dengan total ponska kurang dari 10 kg, dilanjutkan dengan spray mulai dari dosis 10 gr per liter air pola tak beraturan. Dikatakan pola tak beraturan karena memang tidak pakai kalkulator npk dan timbangan. Bahan yang dipergunakan untuk spray kalau tidak salah ingat antara lain SP 36 1 kg dicairkan dengan 450 ml asam sulfat 30%, dan ditambahkan IMO tanah dan akar bambu yang sudah berubah bau seperti mint. Setelah perendaman beberapa waktu, endapan disaring agar tidak menyumbat nozle nantinya. Penambahan mikro majemuk vitaflek ala kadarnya dan bubuk silika ala kadarnya (ala kadarnya karena stok yang terbatas), he he he he he. Penambahan rendaman limbah karbit, cek pH ternyata masih di bawah netral jadi ditambahkan lagi IMO perakaran bambu sampai jerigen 5 liter penuh. Setelah beberapa hari cek pH ternyata pada alaat yang saya miliki tercatat diatas netral dengan ppm yang dapat dibaca pada angka 8000 ppm, tapi entahlah apakah alatnya masih dapat dipertanggung jawabkan. Saya tambahkan pula pupuk ZK ala kadarnya, sedikit gula dan sedikit spirtus juga. He he he he
Untuk aplikasi, larutan hasil rendaman tersebut saya ambil 1 liter ditambahkan 1 sendok urea per liter air, jadi ureanya 16 sendok makan untuk tangki 16 liter. Aduk sampai urea larut dan masukan tangki, isi air sampai penuh dan coba cek ppm kok cuma dikisaran 2000 ppm, apakah alatnya yang salah? tapi entahlah semoga target anakan bisa diperbaiki pada musim tanam kali ini sehingga hasil pertanian pada lahan yang kurang dari 1000 meter persegi tersebut dapat memberikan hasil yang lebih meningkat dan dapat ditularkan pengetahuan yang dimiliki pada masyarakat petani sekitar jika ada yang berminat. Karena mendung tak berarti hujanberisi sedikit cerita tentang IMO tanah dan akar bambu yang sudah dilihat oleh tetangga mampu mengatasi serangan blast pada lahan tetangga dengan dosis 1 liter pertangki. Sebagai penutup artikel kali ini, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan para sahabat untuk mengunjungi Blog CITRO MDURO dan membaca tulisan yang bertajuk Belajar Hitungan Racikan Pupuk Berdasarkan Kandungan dan ppm Target Yang diinginkan, walaupun bukan tulisan insiratif dan kurang inovatif yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca ataupun anda lewat karena tersasar dan terdampar pada tulisan Belajar Hitungan Racikan Pupuk Berdasarkan Kandungan dan ppm Target Yang diinginkan. Kami sangat berterima kasih karena anda sudah berkenan walaupun mungkin sangat terpaksa. Silahkan tinggalkan jejak anda untuk menjalin silaturahmi, atau temukan yang anda cari tentang Belajar Hitungan Racikan Pupuk Berdasarkan Kandungan dan ppm Target Yang diinginkan dan salam jabat erat dari PAMEKASAN MADURA