16 Des 2022

Kolkisina Untuk Pembesaran Ukuran Tanaman dan Buah

Setiap individu memiliki tingkat stres yang berbeda. Ada yang mencapai level rendah, sedang dan berat. Sementara yang terjadi pada saya belum bisa diberikan tingkat stres yang dialami, namun menurut saya hal tersebut merupakan sesuatu yang telah menyebabkan stres atau permasalahan dalam pola berpikir, bertindak, bersikap dan mempengaruhi banyak hal sekalipun pengaruh tersebut tidak memberikan imbas pada setiap aspek kehidupan yang kita jalani.

Salah satu penyebab stres yang dialami adalah kondisi CITRO MDURO yang seiring waktu berdasarkan pengamatan sekilas mengalami kehilangan indeks dari hasil pencarian google. URL terperangkap dalam kotak hitam google spider yang masih menjadi andalah mesin telusur pembuat artikel, tentu merupakan sesuatu yang meresahkan bagi seorang blogger. Karena hal tersebut akan berdampak besar pada traffic organik blog. Namun untuk blog ini tidak terlalu terasa dampak dan imbasnya secara kunjungan. Hal tersebut di dasari lalu lintas yang melewati blog ini memang tidak ramai, bahkan bisa dikategorikan lengang dan sepi pengunjung. Bisa juga dikatakan bahwa sepi penghuni. Jangankan pengunjung, penghuni juga jarang singgah untuk melakukan kipas-kipas membersihkan debu yang melekat pada bagian-bagian blog ini. Dan inilah cara mengatasi stres yang dilakukan, menulis tidak jelas pakem yang dipergunakan, jadi jika memang ada pembaca yang sempat melihat jangan heran, Silahkan ambil manfaat jika memang dapat memberikan sedikit manfaat dari torehan kata-kata yang tidak beraturan tersebut dan mungkin ada makna tersirat bagi yang bisa menemukan.
citro mduro
Berawal dari stres tersebut teringat pada sebuah sirup obat batuk sekalipun saat ini saya sekilas mendengar informasi tentang produk-produk obat berupa sirup yang ditarik dari peredaran, apakah termasuk produk obat batuk yang mengandung nama kolsina tersebut juga ditarik dari peredaran? Semoga saja kita senantiasa masih diberikan kesehatan sehingga tidak perlu risau dengan hilangnya produk tersebut dari peredaran sehingga kita akan senantiasa bersyukur diberikan nikmat sehat.

Kolkisina Untuk Pembesaran Ukuran Tanaman tertarik untuk browsing dan bertemu dengan wikipedia. Secara formula kimia, senyawa tersebut memiliki struktur kimia seperti gambar yang terpampang hasil screenshot wikipedia dengan rumus molekulnya C22H25NO6

Berdasarkan hasil membaca dari situs wikipedia, bahwa kolkisina dapat dipergunakan dibidang pertanian untuk menghasilkan sel-sel poliploidi buatan, karena pemisahan set kromosom terganggu dan sel-sel memiliki set kromosom yang berlipat. Pada referensi tersebut juga dijelaskan menghasilkan tanaman yang lebih besar dari tanaman normal.

Petani organik bisa mendapatkan kolkisina dengan memanfaatkan tanaman bunga sungsang. Berdasarkan sumber referensi yang sama, dijelaskan bahwa pada bagian akar dan umbi memiliki konsentrasi kolkisina dan senyawa turunanya paling tinggi. Jadi jika menemukan tanaman tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperbesar vigor tanaman serta hasil panen yang meningkat. Banyak metode yang bisa dipergunakan untuk mendapatkan ekstrak kandungan dari akar dan umbi tanaman bunga sungsang. Teknik fermentasi secara umum bisa menjadi pilihan, namun konsentrasi ekstrak yang diperoleh akan lebih kecil karena penambahan air serta membutuhkan waktu yang cukup lama. Konsentrasi senyawa rendah dapat disiasati dengan meningkatkan dosis penggunaan. Dengan membuat dalam jumlah besar tentang dosis bukan masalah apalagi bahan bunga sungsang dapat ditemukan dengan mudah.

Bagi yang suka mengutak atik persamaan kimia juga bisa melakukan sintesis senyawa tersebut walau tingkat kesuksesannya membutuhkan pengetahuan yang lebih mendalam agar tidak tersesat dijalan. Bagaimana caranya untuk melakukan sintetis senyawa tersebut? Konsep saya jika ingin melakukan sintetis abal-abal ala kadarnya tanpa harus didukung dengan pengetahuan teknik kimia secara mendasar, maka saya hanya melihat unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. Sekilas unsur penyusunnya mirip dengan senyawa dari urea (subsidi maupun non subsidi), CH4N2O, namun jumlah masing-masing unsur yang berbeda. Bahan pertama yang harus disiapkan adalah urea.

Disebabkan karena jumlah unsur penyusun urea kurang dibandingkan dengan senyawa kolkisina, terutama unsur C, H dan O, maka kita membutuhkan senyawa yang tersusun dari unsur CHO. Etanol merupakan senyawa dengan rumus kimia C2H6O menjadi pilihan bahan kedua setelah urea. Awal kita tidak menyiapkan bahan, cukup mencari bahan yang memiliki unsur-unsur mirip meskipun tidak sama.

Langkah selanjutnya adalah menyusun senyawa-senyawa tersebut dalam bentuk persamaan kimia. Secara sederhana menurut saya disusun seperti berikut (UREA + ETANOL = KOLKISINA), dirubah dalam bentuk formula kimia menjadi (CH4N2O + C2H6O = C22H25NO6). Nah persamaan kimia tersebut kita bawa pada kotak telusur google, dan dapatkan hasil yang mirip. Hasil yang saya peroleh adalah CH4N2O + C2H6O + C12H22O11 = C22H25NO6 + H2O. Hasil tersebut jika kita klik akan mengarah pada situs pengimbang persamaan kimia, serta kita dapat mengetahui bahan-bahan sebagai penyusun senyawa target yang diharapkan. Bahan yang dibutuhkan adalah Urea, Etanol, Gula. Untuk berapa takaran masing-masing bahan tersebut pada situs penyeimbang persamaan kimia mempergunakan fasilitas kalkulator stoikiometri.

Setelah takaran masing-masing bahan ditentukan, larutkan bahan padat dengan bahan cair. Praktek yang pernah saya lakukan adalah terlebih dahulu melarutkan gula dengan sedikit menambahkan air (konsekuensi konsentrasi menurun). Urea dilarutkan dengan etanol diaduk sampai urea betul-betul larut. Kemudian masukkan gula yang sudah dicairkan dengan sedikit air pada larutan gula dan etanol. Sambil diaduk dengan sedikit dipanaskan diatas api kecil. Lambat laun campuran akan mengalami perubahan menjadi kental, jika sudah mengental proses selesai dan disiap diaplikasikan. Menurut referensi yang pernah saya baca, penggunaan kolkisina dengan konsentrasi 4000 ppm memiliki efek paling bagus pada tanaman. Tentunya konsentrasi 4 gr per liter air tersebut untuk kolkisina murni dengan proses dan prosedur yang tepat. Jika prosedur seperti pada artike ini harus memulai dari dosis 1 gr per liter air dan bisa ditingkatkan sampai 10 gr per liter dengan mengamati efeknya pada tanaman yang dijadikan tumbal. Berdasarkan pengalaman aplikasi efek nampak dan perbedaan juga terlihat.

Jika praktek gagal dan bukanlah senyawa kolkisina yang kita dapatkan dari proses tersebut, hasil dari pencampuran bahan-bahan tersebut tetap bisa diaplikasikan untuk mengambil manfaat unsur-unsur yang terkandung dalam larutan tersebut. Dan itu prinsip yang saya gunakan baik dalam teknik fermentasi bahan-bahan organik tanpa komposisi yang jelas, maupun teknik sintetis abal-abal yang dilakukan. Manfaat unsur akan tetap diperoleh, Resiko tetap ditanggug penumpang Sebagai penutup artikel kali ini, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan para sahabat untuk mengunjungi Blog CITRO MDURO dan membaca tulisan yang bertajuk Kolkisina Untuk Pembesaran Ukuran Tanaman dan Buah, walaupun bukan tulisan insiratif dan kurang inovatif yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca ataupun anda lewat karena tersasar dan terdampar pada tulisan Kolkisina Untuk Pembesaran Ukuran Tanaman dan Buah. Kami sangat berterima kasih karena anda sudah berkenan walaupun mungkin sangat terpaksa. Silahkan tinggalkan jejak anda untuk menjalin silaturahmi, atau temukan yang anda cari tentang Kolkisina Untuk Pembesaran Ukuran Tanaman dan Buah dan salam jabat erat dari PAMEKASAN MADURA

1 comment

Anonim
28.11.23

Mas kasih takaran perbahan untuk pembuatanya.. terimakasih

Posting Komentar