Semakin Semangat Untuk Beternak Love Bird

Memang tidak belum lama merasakan jatuh cinta pada hewan yang satu ini. Salah satu jenis burung yang menjadi primadona karena memiliki pangsa pasar yang lumayan bagus. Dalam artian jenis burung yang satu ini memiliki harga yang relatif stabil dan cukup tinggi. Kisaran harga anakan saja berkisar seratus ribu lebih sampai mencapai harga puluhan juta.
Burung Love Bird
Entah apa yang menjadikan Love Bird menjadi hewan peliharaan primadona? Untuk detail kesenangan masing-masing tentu terdapat perbedaan karena memiliki sudut pandang yang berbeda. Sayapun masih baru Belajar Beternak Lovebird. Belum ada 4 bulan memulai beternak sepasang burung primadona tersebut. Sempat berproduksi menjelang akhir bulan awal tahun 2018 sebagai telor pertama sebanyak tiga butir walaupun hanya dua butir yang menetas.

Namun anakan Love Bird yang diharapkan menjadi cikal bakal pengalaman beternak lovebird dari anakan pertama, ternyata tidak dapat mempertahankan hidupnya lebih lama. Disebabkan karena pengalaman perawatan anakan lovebird masih sangat kurang. Terlebih lagi harus menggantikan indukan mengurus makan anakan burug dengan melolohnya.

Pertumbuhan anakan sampai usia tiga minggu memiliki pertumbuhan yang cukup bagus, pertumbuhan bulu, serta kesehatan burung anakan yang dapat diperhatikan dari kegesitan serta piecesnya. Saya pikir formula pakan lolohan yang saya buat cukup memberikan reaksi positif bagi anakan lovebird. Namun apa daya tidak adanya pengalaman dan pengetahuan meloloh anakan, 2 ekor anakan lovebird yang terlihat sehat dan gesit harus menghembuskan nafas terakhirnya karena tersedak saat diloloh.

Menurut teman setelah saya ceritakan kejadian tersebut disebabkan karet fentil yang dipergunakan pada ujung alat spet terlalu pendek sehingga kurang masuk pada tembolok, terlebih pakan terlalu encer. Pentil yang terlalu pendek dan kurang masuk pada tembolok juga dapat menyebabkan terlalu banyak angin yang masuk kedalam tembolok sehingga burung anakan kenyang dengan angin bukan dengan pakan lolohan.

Belajar dari pengalaman tersebut harus lebih hati-hati meloloh anakan lovebird. Semoga untuk kali ini kejadian lalu tidak terulang, sepasang lovebird yang sudah membuat saya jatuh cinta sudah mendekati waktu menetas dengan mengerami tiga butir telur dan semoga menjadi burung Love bird yang barokah
Sebagai penutup artikel kali ini, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan para sahabat untuk mengunjungi Blog CITRO MDURO dan membaca tulisan yang bertajuk Semakin Semangat Untuk Beternak Love Bird, walaupun bukan tulisan insiratif dan kurang inovatif yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca ataupun anda sekedar lewat karena tersasar dan terdampar pada tulisan Semakin Semangat Untuk Beternak Love Bird. Kami sangat berterima kasih karena anda sudah berkenan walaupun mungkin sangat terpaksa. Silahkan tinggalkan jejak anda untuk menjalin silaturahmi, atau temukan yang anda cari tentang Semakin Semangat Untuk Beternak Love Bird dan salam jabat erat dari PAMEKASAN MADURA

2 comments:

  1. temenq juga ternak love bird bang. anak lamongan.. klo bertelur dan netas pasti di upload ke sosmed..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya baru ternak satu jodoh aja nich bang

      Delete