Posting 102 Tentang Berproses

Judul asal memberi judul. Seperti yang dijanjikan pada posting sebelumnya. Sambil berpikir tentang topik bahasan berproses tersebut, langsung saja comot judul asal ada judul saja meskipun sangat mungkin tidak ada kaitan judul dan konten. Semoga saja pada blog ini tidak menjadi ajang curcol dan curhat, jika memang harus terjadi apa harus dibaut, blog ini tidak bisa dibaut dan di skrup.

Tapi biarlah saya curhat saja pada posting ini.

Sekitar 3 bulan lalu adik dipinang oleh seorang laki-laki yang tak lain adalah teman saya sendiri. Merasa lucu saja dengan kejadian tersebut karena hubungan bagaikan kakak dan adik berubah menjadi hubungan kekasih dan akan berlanjut pada hubungan suami istri beberapa waktu mendatang (Semoga mendapat Ridho ALLAH SWT).

Sebagai saudara laki-laki yang serumah dengan ibu dan adik, tentu saya harus berperan dalam urusan tersebut, terlebih bapak sudah pergi dan berada di alam sana. Otomatis hal tersebut menjadi tanggung jawab saya, sementara kakak saya sedang berada di negeri orang. Tinggal saya dan ibu harus mengatasi masalah tersebut.

Beberapa minggu yang lalu, datang utusan dari pihak cowok dengan perundingan tentang waktu yang baik untuk melaksanakan akan nikah dan disepakati 2 April sebagai hari baik dan semoga memberikan Rahmah bagi kami semua.

Terus terang secara financial kami kebingungan untuk persiapan acara tersebut yang direncanakan dikemas dalam acara Walimatun Nikah dengan mengundang tetangga dan sanak family. Allah Maha Adil dan Bijaksana. Persoalan yang saya pikir diluar jangakaun kemampuan saya dapat teratasi satu persatu dengan baik.

Permasalahan ini bagi saya merupakan permasalahan besar, proses berat yang harus dihadapi. Secara tidak langsung saya harus menjadi tetua yang mengurusi segala persiapan tersebut.

He.. he.. kalau kata orang madura saya bisa dikatakan WA MATOWAH (sok towa mungkin maknanya). Namun saya yakin dengan doa segala persoalan dapat teratasi dengan baik, terlebih adanya dukungan doa sahabat yang sudah mendoakan meskipun belum tahu duduk permasalahannya.

Terima kasih atas dukungan moral yang diberikan melalui komentar sahabat semuanya.
Sebagai penutup artikel kali ini, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan para sahabat untuk mengunjungi Blog CITRO MDURO dan membaca tulisan yang bertajuk Posting 102 Tentang Berproses, walaupun bukan tulisan insiratif dan kurang inovatif yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca ataupun anda sekedar lewat karena tersasar dan terdampar pada tulisan tersebut. Kami sangat berterima kasih karena anda sudah berkenan walaupun mungkin sangat terpaksa. Silahkan tinggalkan jejak anda untuk menjalin silaturahmi, atau temukan yang anda cari melalui G O O G L E dan salam jabat erat dari PAMEKASAN MADURA

0 komentar:

Posting Komentar