Lelaki Belum Setengah Baya

Lelaki belum setengah baya itu hanya terlentang menatap langit-langit kamar yang dipenuhi sarang laba-laba.

Tak seorangpun tahu apa yang sedang dia pikirkan, tatapn jauh menembus atap terbang tinggi melambung jauh keangkasa.

Sebatang rokok masih melekat erat diantara sela-sela jemari tangaan kanannya. Sesekali uap putih dihisap dalam-dalam dan dihembuskan kuat-kuat seakan menghempaskan seluruh beban yang dipikulnya bersama hembusan asap rokok yang dihisapnya.

Sesekali terdengar desahan perlahan menyebut nama-Nya, apakah dia dalam beban yang begitu berat dan sulit dipecahkan? Hanya hembusan asap putih yang terlepas dari sela-sela bibirnya seakan memberikan keringanan beban yang dipikulnya.

Lelaki belum setengah baya itu bukan lelaki yang sempurna, badannya tidak tegar dan gagah seperti lelaki lainnya, tapi dialah lelaki yang mencoba belajar untuk menjadi manusia.

Belum setengah baya usianya, namun dia juga bukan anak kecil yang hanya bisa merengek. Entah berapa kali dia menggati sesuatu yang mengepulkan asap putih diantara kedua bibirnya dari sela-sela jemarinya. Seakan terkurangi beban yang dirasakan bersama hembusan asap dari mulutnya.

Dia hanya seorang lelaki yang berupaya untuk menjalani kehidupan dengan segala kemampuan yang dimilikinya, walau dengan penuh keterbatasan dan kealpaan sebagai seorang manusia.

Tulisan ini hanya sekedar mencoba berkreasi dengan tulisan tanpa ada maksud. Jika merupakan sebuah tulisan yang tak memiliki arti, ini hanyalah sebuah tulisan yang dirangkai begitu saja tanpa ada maksud dan tujuan, ataupun sebagai catatan harian seorang anak manusia, namun tulisan ini hanyalah sekedar tulisan yang dituliskan begitu saja agar ada update dari CITRO MDURO.

Terima kasih anda telah berkenan untuk melihat Blog CITRO MDURO dan membaca tulisan yang bertajuk Lelaki Belum Setengah Baya, walaupun bukan tulisan insiratif dan kurang inovatif yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca ataupun anda sekedar lewat karena tersasar dan terdampar pada tulisan tersebut. Kami sangat berterima kasih karena anda sudah berkenan walaupun mungkin sangat terpaksa. Silahkan tinggalkan jejak anda untuk menjalin silaturahmi, atau temukan yang anda cari melalui G O O G L E dan salam jabat erat dari PAMEKASAN MADURA

0 komentar:

Posting Komentar