Masih Pantaskah Mengaku Sebagai Blogger

Paling tidak mengaku sebagai blogger pernah memiliki kesempatan menuangkan kata-kata yang mungkin saja dari sebagian kata merupakan curahan isi hati. Paling tidak pernah memiliki karya yang tidak terlalu baik dengan kata-kata indah yang puitis dan romantis. Paling tidak pernah membuat sebuah gambar yang merupakan sejarah karya terbesar yang penah dimiliki.

Fast Track Guide Internet Marketing

Sejatinya menurut saya Fast track guide internet marketing yang mudah adalah mempergunakan logika, insting, dan keyakinan. Tetap pada prinsipnya, apapun yang kita jual selama memberikan manfaat akan tetap laku dan bertahan dalam jangka waktu yang lama

Cara Mudah Cek Backlink

Update algoritma menyatakan artikel terbaru dengan kata kunci serupa akan mendapat kesempatan masuk halaman pertama hasil pencarian (SERP)

Best Free SEO Tools For Blogger and Internet Marketing

Trafik yang lumayan dengan kisaran visitor 10K dan page view 30K. Tentu hal tersebut bukan semata karena keberhasilan trik SEO yang diterapkan, bisa jadi karena sebuah hal tersembunyi yang merupakan rahasia yang sulit dipecahkan dan tidak dapat ditemukan secara teoritis mempergunakan mesin pencari seperti apapun.

Memahami Duplicate Content dan How to Solve It?

Sebenarnya apa yang dikatakan dengan Duplicate Content? Ada berbagai descripsi yang menjelaskan tentang definisi duplikat konten. Ada yang menafsirkan adalah kesamaan konten atau konten serupa dalam hasil pencarian mesin pencari yang memberikan definisi sama dari web yang berbeda.

Bahasan Kunjungan Raja Salman di Indonesia

Kunjungan Raja Arab Saudi Ketujuh “Salman bin Abdulaziz al-Saud” cukup menjadi viral di dunia maya. Pola berpikir bidikan kata kunci yang sedang trending menjadi salah satu motivasi untuk melanjutkan tulisan kedua setelah tulisan sebelumnya yang kurang jelas arah dan tujuannya. Tapi sudahlah jangan dibahas lagi pada posting kali ini tentang tulisan yang telah terbit tersebut. Mari kita sedikit cerita tentang Kunjungan Raja Salman di Indonesia.

Sudah banyak situs-situs apakah situs personal maupun situs berita yang mengupas tuntas tentang kunjungan raja ketujuh arab saudi tersebut di Indonesia. Rata-rata bahasan seputar wah dari acara kunjungan tersebut. Baik dari persiapan penyambutan dan segala macamnya, bahkan juga tak jarang tentang nyinyiran tentang kunjungan tersebut. Tapi biarlah suka-suka mereka mau setuju dan bangga atas kunjungan tersebut, atau melirik sisi negatif dari kedatangan raja maha kaya tersebut. Yuk kita lihat benarkah gambar berikut wajah dari raja Saudi Arabia tersebut yang saya peroleh dari pencarian gambar si mbah
Bahasan Kunjungan Raja Salman di Indonesia
Semoga saja gambarnya benar, karena saya sendiri tidak memotret secara langsung dan sekalipun ada kamera jadul yang saya miliki saya juga tidak mengenal secara langsung raja tersebut, lagian apa diperbolehkan saya masuk lokasi kedatangan raja tersebut untuk sekedar memotret? Emang sudah tiba di Indonesia. Biarlah, anggap saja gambar yang dipasang ini adalah wajah asli dari sang raja dan buka hasil editing dengan aplikasi edit gambar.

Dari beberapa info yang sekilas saya dapatkan, kedatangan Raja Salman merupakan kunjungan luar biasa dengan diiringi oleh kurang lebih 1500 anggota rombongan. Jangan-jangan raja salman membawa bala tentara dan akan menyerang negara kita dibalik kunjungan tersebut? Ah, berbaik sangka ajalah.

Dengan fasilitas super mewah mulai dari pesawat dan tunggangan yang akan dipergunakan selama kunjungan, sudah banyak yang membahasnya. Hal tersebut merupakan sesuatu yang pantaslah bagi seorang raja salman dengan kekayaan yang melebihi orang yang dapat menggandakan uang seperti diberitakan diberbagai media berita tempo doloe itu.

Apa sih tujuan sebenarnya kunjungan tersebut dengan informasi yang didapat membawa 10 menteri, 25 pangeran dan sekitar 1500 pengikut rombongan dengan mempergunakan 7 pesawat besar? Sebagai blogger yang untuk saat ini cukup KUDET alias kurang update, tentu tidak tahu menahu tentang tujuan sebenarnya. Bairlah mereka yang berkunjung yang tahu tentang tujuan kunjungan tersebut, serta yang akan menyambut kunjungan tersebut yang mengetahui agenda kunjungan kenegeraan itu, dan tentu ada yang lebih tahu dari kesemuanya. Dialah yang Maha Tahu dari mereka yang tahu.

Apa dan Mengapa serta Bagaimana?

Entah kenapa jadi pingin nulis lagi, itung-itung sekedar update posting setelah cukup lama vakum tanpa update tulisan karena memang mati kutu dan mati ide untuk menulis. Benar kata para mastah, dengan membaca maka akan memancing pikiran kita untuk menulis. Sedikit tulisan yang memancing saya untuk kembali update tulisan pada blog ini.

Sedikit inspirasi yang telah memancing jari jemari ini untuk kembali menari dan mencoba merangkaikan kata demi kata walau mungkin tidak akan nyambung tentang sumber ide tulisan tersebut. Berikut sedikit ulasan yang telah memberikan pancingan tersebut.
Apa dan Mengapa serta Bagaimana?
Sebaik apapun orang pasti ada yang mencela, sejahat apapun orang juga pasti ada yang membela, jangan standarkan semua pada manusia, sebab ini masih di dunia

Di dunia kebenaran bisa dicitrakan salah, dan kesalahan bisa ditopengi sehingga terlihat benar, walau cepat atau lambat ada saatnya dimana kebenaran pasti terbuka

Maka yang penting adalah mengetahui kemana arah kehidupan kita, menagapa dan bagaimana kita menjalaninya, bila kita sudah punya argumen yang benar, jangan putus asa

Karena mereka yang tahu persis tujuannya takkan terbelokkan oleh hasutan, yang tahu mengapa dan bagaimana dia berjalan takkan berhenti oleh hambatan rintangan apapun jua

Mereka yang Allah adalah tujuannya, tidak akan mempan dibujuk harta, ditelikung tahta, atau dirayu wanita, sebab janji-Nya berupa surga lebih menggiurkan ketimbang semua

Mereka yang bergerak karena Allah, tak akan tumbang walau dihadang, takkan musnah walau ditimpa fitnah, tak berhenti hanya dengan dicaci, sebab Allah bersama mereka

Jadi apa yang menyimpangkan langkahmu wahai pejuang? Apa yang menyibukkan dirimu hingga engkau berhenti berkarya? Apakah ridha dan ampunannya sudah tak berharga?


Jadi teringat untuk kembali membuka tulisan sebelumnya. Sepintas mungkin saya menilai kondisi negeri ini yang sedang karut marut. Entah apakah kesadaran kita sebagai elemen bangsa dan negara sehingga harus saling mencela dan menjatuhkan satu dengan yang lain, atau memang karena keterbatasan saya dalam memahami kondisi yang sering terlihat ditelevisi, terlebih lagi pada sosial media yang sulit dibedakan mana yang benar dan mana yang sekedar hoax belaka.

Saking asyiknya mengikuti perkembangan informasi yang bertebaran di sosial media, asyik berkomentar jadi lupa bahwa saya belum sholat isya' sampai menjelang tengah malam. Telalu larut untuk mencari kelemahan dan kesalahan dari mereka yang kurang saya sukai melalui jejaring sosial sehingga terlupakan bahwa kewajiban saya pada waktu malam hampir saja terlewatkan oleh keasyikan tersebut.

Senang melihat mereka dibuli dan membuli, walau tidak berkomentar pada posting tersebut, paling tidak membaca dan terus mengikuti perkembangannya.

Apa dan Mengapa serta Bagaimana? Apa yang menjadi motif saya semangat untuk terus mengikuti perkembangan informasi tersebut. Menyukai update dari kelompok yang pro dengan pola berpikir saya, dan ikut melakukan menyinyiran walau secara samar dengan sesuatu yang bertentangan dengan pola pikir saya juga. Mengapa hal itu terjadi dan kerap terjadi tanpa saya sadari sayapun hampir melalaikan kewajiban saya. Serta bagaimana saya harus menyikapi dengan sesuatu yang belum saya pahami betul tentang kebenaran dan keabsahannya, atau tentang kekurangan dan ketidak benaran yang menjadi kesenangan saya tersebut.

Sebagai akhir dan oretan ini yang mungkin tidak akan terbaca, hanya mampu bertanya seperti judul yang telah dituliskan Apa dan Mengapa serta Bagaimana?