Masih Pantaskah Mengaku Sebagai Blogger

Paling tidak mengaku sebagai blogger pernah memiliki kesempatan menuangkan kata-kata yang mungkin saja dari sebagian kata merupakan curahan isi hati. Paling tidak pernah memiliki karya yang tidak terlalu baik dengan kata-kata indah yang puitis dan romantis. Paling tidak pernah membuat sebuah gambar yang merupakan sejarah karya terbesar yang penah dimiliki.

Fast Track Guide Internet Marketing

Sejatinya menurut saya Fast track guide internet marketing yang mudah adalah mempergunakan logika, insting, dan keyakinan. Tetap pada prinsipnya, apapun yang kita jual selama memberikan manfaat akan tetap laku dan bertahan dalam jangka waktu yang lama

Cara Mudah Cek Backlink

Update algoritma menyatakan artikel terbaru dengan kata kunci serupa akan mendapat kesempatan masuk halaman pertama hasil pencarian (SERP)

Best Free SEO Tools For Blogger and Internet Marketing

Trafik yang lumayan dengan kisaran visitor 10K dan page view 30K. Tentu hal tersebut bukan semata karena keberhasilan trik SEO yang diterapkan, bisa jadi karena sebuah hal tersembunyi yang merupakan rahasia yang sulit dipecahkan dan tidak dapat ditemukan secara teoritis mempergunakan mesin pencari seperti apapun.

Memahami Duplicate Content dan How to Solve It?

Sebenarnya apa yang dikatakan dengan Duplicate Content? Ada berbagai descripsi yang menjelaskan tentang definisi duplikat konten. Ada yang menafsirkan adalah kesamaan konten atau konten serupa dalam hasil pencarian mesin pencari yang memberikan definisi sama dari web yang berbeda.

Understanding Twang Wall Clock

Understanding Twang Wall ClockIncreasingly late evening, silence always strives toward self-consciousness. Twang wall clock feels hard and continue to harden broke the silence of the night. Sixty times clanking in one minute, three thousand six hundred times an hour, and eighty-six thousand four hundred times a day and night clinking.

God created every creature to always praise God who has created. Wall clocks are part god creature who always praises the creator. Eighty-six thousand four hundred times reciting the words of praise to the creator, until he was destined to stop complimenting a variety of reasons that may be able to understand the human mind. Battery may run out, there are parts that wear out or are there other issues that caused the praise it should be stopped.

All occurred on the will of the creator. Not the man who became the true creator of clocks, humans simply implementing the creation of a wall clock. Authenticity creation remains the supreme god almighty creator and wills. If God is not willing, then the item will be the creation of human creation that failed and abandoned by man claiming to be the creator of an object.

How many compliments we say through verbal us to glorify the creator? very inferior to the wall clock a few tens of thousands of the name of god within 24 hours, while the intellect and mind has mastered us, so taste no longer has a role to remember who created us.

God created man to always give thanks to the name of his god, exalt the oneness of the creator. But the intellect and mind had made man forget. While the whole body to the rhythm of the heart to continue to remember the creator.

Each member of the body to the rhythm of the heart called the name of god. Just listen to the heartbeat of us in silence of the night, feeling the sound of the beats, and think about what it sounds like our heartbeat.

Compare with our brain that has a lot of intelligence but apparently forgot to glorify the creator.

How Overmuch Can You Accomplish With AdSense?

How Overmuch Can You Accomplish With AdSense?If you're wondering whether you can collect a lot and pensions by hosting Google AdSense ads on your computer, then solvents possibility resounding "no". Anyway if you ask "can I collect money from AdSense" then meet is belike "yes", but if you ask "how much you can work with AdSense?" it's a way to ask "what is the composition of the longed for collection?"

Actually, not just a mere thumb sucking, you get results that will largely depend on how much work you are doing. Apart from all of these things, understanding things you do well as a measure of your success in raising money through the internet with Google adsense.

"How much" speculate completely hooked on the keywords used in your yard, someone of your condition and what advertisers are prepared to pay to Google for calculating the average they seem.

Google amend for their advertisers to exclusive exhibit their ads on a page section, on page different words that have the potential to be the launch by using keywords that advertisers are invited to.

In a nut bomb you can get a few cents every few lives, couplets dollars per day or $ 1,000 per month change if your website is a real non-classical.

It is actually against Google's position on the couple to publicly disclose how much you get with AdSense so if you ride a transverse program that confirms for you Piddle many ways, there is no way to prove it one way or separated, because they're not allowed to affirm what they were.

I will appear on AdSense revenue as a bit of a payment; they will not let you Diddle but they may pour your website compensation expenses Figures areas of the body, for example, hosting and symmetrical some admin or author Penning.

Patently, you collect a lot of evidence of your site with AdSense many more pages off and they take as monosyllabic as page Lucullan and converging on keywords particularized.

If you hit a site that receives a lot of the intersection, you get the recommended amount to earn money with Google ad and if channels are in a condition that is really popular set as forex trading, red or internet marketing coefficients then surely greet you prize per author clicks than you will in the recesses of less favorite

Duties also calculate your AdSense ads relevant. Apparently "over crimp" Advertising far credible to be clicked than others. You can stop off Google provides to reach undetected "hot spots", but if you use the Channels when creating your ads then you module immediately undergo what entireness and what is not. You are also certain requirements to get that you really targeted ads to keywords that you can do if you are using WordPress to become a better installment Target AdSense plugin or by making reliable that you are crunching cognition closely with your computer.

Basically to get through the Google AdSense you impoverishment to pore on engrossing, flush keywords (but not excessive) knowledge with strategically placed advertising.

Menikmati Minggu Pagi

Menikmati Minggu Pagi Learning Autocad 2004
Learning is an obligation that must be done every human being. Learning knows no time limit. Anytime and anywhere we can learn.
Hari minggu identik dengan hari libur. Tak banyak kegiatan yang dilakukan pada hari libur, seperti hari minggu pagi ini yang cerah. Sebagian besar dilakukan untuk bersantai atau berekreasi sekedar untuk menyegarkan kembali badan dan fikiran setelah hamper satu minggu berkecimpung dengan berbagai pekerjaan yang banyak menguras energy dan pikiran.

Apa yang anda kerjakan pada hari minggu? Apakah anda juga berlibur, atau anda dapat menentukan sendiri kapan anda akan berlibur dari segala macam aktifitas rutin anda. Masing-masing memiliki pola serta kebiasaan berbeda yang kesemuanya merupakan hal yang lumrah.

Minggu pagi ini sekedar ingin menuliskan sesuatu saja, mungkin saja sesuatu tersebut bukan merupakan yang sangat berarti bagi orang lain, tentu saja bukan tak berarti bagi saya. Tidak ada hal yang tidak memiliki arti selama dilakukan dengan kesungguhan. Menurut saya saja, bisa saja ada beda pendapat, bahkan sangat mungkin suatu masa pendapat saya tersebut akan berubah.

Pinjam eksternal harddisk milik teman, buka-buka isinya dan ketemu dengan sebuah file kompres bertuliskan Autocad 2004. Sepintas yang saya tahu nama tersebut adalah sebuah aplikasi untuk desain gambar dengan spesifikasi dan akurasi yang cukup tinggi. Penasaran dengan aplikasi tersebut. Mencoba ekstrak dan install aplikasi tersebut tanpa terlebih dahulu membaca kebutuhan minimal perangkat yang dibutuhkan. Wal hasil aplikasi dapat terinstall dengan mulus, mencoba menjalankan melalui icon yang hadir sendirinya pada proses instalasi dan terpampang pada desktop computer yang tak canggih lagi ini.

Permasalahan timbul setelah aplikasi terbuka, hanya didapatkan layar hitam dengan menu-menu yang belum dipahami. Tentu saja harus mencari bantuan, ya semacam tutorial dasar untuk mencoba mengenal aplikasi tersebut. Sebuah ebook bertajuk 8 Ebook Autocad paling lengkap. Mencoba memahaminya satu persatu walau hanya membaca pada satu bagian saja. Hemmm, cukup membingungkan bahkan sangat bingung.

Prediksi awal, sebagai aplikasi desain hamper sama dengan aplikasi desain grafis lain yang tinggal klik tool, gerakkan mouse kemana yang diinginkan dan akan terbentuk gambar sesuai dengan tools yang diharapkan. Memang sich tidak jauh beda, fasilitas tersebut memang ada. Tapi sepertinya aplikasi ini menyajikan detail dan akurasi yang cukup tinggi. Dengan system koordinat yang lumayan membingungkan tanpa didasari dengan pemahaman matematik yang memadai. Al hasil, sekalipun pada ebook tersebut dilengkapi dengan soal latihan, belum ada gambar yang dihasilkan sebagai bukti adanya pemahaman konsep yang dikuasai.

Namun belajar harus terus berlanjut, karena belajar merupakan salah satu kewajiban yang tidak kenal waktu, tidak kenal tempat, tidak kenal usia. Kapan saja, dimanapun kita dapat belajar.

Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta - CitrosblogCinta tak seharusnya membutakan mata dan hati. Cinta haruslah menjadi cahaya penerang yang dapat menyinari setiap pandangan sehingga lebih jelas nampak terlihat. Mata lebih terang menatap jauh kedalam sehingga mata hatipun akan lebih nyata menilai. Dengan adanya cinta tatapan mata bukan sekedar tatapan hampa tak bermakna, jauh lebih masuk tak berujung melihat sesuatu yang baik dari suatu hal yang terlihat buruk, menemukan kebaikan lebih dari keindahan yang tampak terlihat oleh mata.

Hanya mata yang memandang dengan cinta akan menemukan kebaikan dari setiap cela yang terlihat, menemukan sesuatu yang akan terasa lebih indah dari setiap kebaikan nampak. Bukan pandangan nafsu yang dapat menyingkap tabir dari setiap hal yang nampak dan terlihat mata. Pandangan nafsu hanya mampu melihat yang indah, hanya mampu melihat yang nyata. Pandangan nafsu tak akan menemukan kebaikan dari setiap kebaikan yang terlihat, tak kan mampu menemukan keindahan dibakik cela yang nampak.

Cintalah yang dapat memberikan kemampuan itu pandangan itu semua. Bukan cinta yang buta, bukan cinta membutakan mata. Jika mata sudah tak mampu membedakan kebaikan dan keburukan, jika mata sudah menganggap bahwa wajah jelek, tubuh tak ideal tak pantas untuk dicintai, hanya dapat mencintai keindahan, kecantikan, hanya dapat mencurahkan cinta karena ketampanan, maka bukan pandangan cinta yang sebenarnya. Hanyalah pandangan nafsu belaka mengatasnamakan cinta.

Jika memang sudah ada cinta, wajah yang tak seberapa akan terlihat begitu indah karena adanya keindahan yang tak mampu ditatap dengan mata, hanya cinta yang dapat menemukan keindahan, hanya dengan cinta yang dapat menemukan kelebihan dibalik kekurangan. Dengan dasar cinta, kecantikan dan ketampanan wajah, keindahan bentuk tubuh akan melahirkan keindahan yang semakin nyata karena ada keindahan yang lebih dari balik keindahannyang terlihat.

Jika katakan cinta jika masih belum mampu menemukan kelebihan dibalik kekurangan yang terlihat. Jangan bilang cinta jika belum mendapatkan sesuatu yang lebih indah dari balik keindahannyang tampak. Jika hanya mampu melihat sekilas tentang kecantikan, hanya dapat melirik sepintas tentang keindahan yang nampak, maka cinta yang hadir, nafsu belaka yang mamandang dengan penuh hasrat dan mengatasnamakan cinta.

Cinta akan menjadikan sesuatu yang terlihat ada cela nampak indah tak terkira, yang jelek akan terlihat cantik, yang cantikpun akan nampak lebih indah dengan pandangan cinta. Cinta tak pernah memberikan kekecewaan, bahkan cinta tak pernah menghadirkana kekecewaan. Penyesalan dan rasa kecewa hadir bukan karena cinta, cinta akan menghadiahkan keindahan dan memberikan kebahagiaan yang tak mampu dilukiskan, bahkan lidahpun tak akan mampu menceritakan keindahan dan kebahagiaan karena cinta.

Cintalah yang mampu menjadikan cela sebagai sebuah kebaikan dan keindahan, cinta pulalah yang dapat memperbaiki kekurangan, memberikan dekorasi keindahan pada pada keindahan yang ada sehingga akan menjadi keindahan yang sempurna.

Apalah jadinya sepasang kekasih yang gagah nan tampan, cantik nan elok luar biasa setiap mata memandanh dan decak kagum akan kegagahan serta keelokan yang nampak jika berjalan bukan karena cinta. Jalan bagaikan tak tentu arah karena hanya ada nafsu dari kecantikan dan ketampanan. Adakah sepasang kekasih yang menimbulkan decak kagum banyak orang akan kecantikan dan ketampanan yang terlihat jika tanpa ada landasan cinta?

Cinta tak akan pernah menghinakan sesuatu yang terlintas tak sempurna, tak akan terlalu mengagumi kesempurnaan yang hanya terlihat sekilas dimata. Cinta akan memandang dengan lebih hati-hati dan lebih jauh kedalam untuk menemukan kebaikan dari sebuah hal yang dianggap cela, akan menemukan sesutu yang lebih indah dari kesempurnaan pandangan mata.

Apakah tulisan ini adalah tulisan cinta? Apa judul cinta tulisan ini. Sampai paragraf terakhirpun tak ada cinta dalam judul tulisan ini karena memang tak ada cinta yang sekedar tulisan.

Menikmati Syair Lagu Rita Sugiarto – Cinta Rahasia

Menikmati Syair Lagu Rita Sugiarto - CitrosblogTak terlalu lama kurasakan cinta yang tak sanggup kuucapkan hanya mampu kusimpan menjadi cinta rahasia yang tak seorangpun tahu. Bahkan terkadang diri ini bertanya benarkah ada rasa itu di dalam diri ini? Namun sering aku merasa bahagia bertutur kata walau tak ada jawab merasakan bahagia, senang seakan ada cinta berbalas walau aku juga tak tahu apa jawaban atas rasa yang tak dapat kupahami. Apakah itu ungkapan cinta yang tak perlu ada balasan, atau hanya sekedar nafsu atas keinginan diri sehingga diri ini mencoba merayu bayangan yang tak dapat kuhadirkan. Terlalu tebal tirai penghalang yang tak mampu ketembus dengan tatapan mata hampa untuk mengutarakan rasa cinta yang tak mampu ku ucapkan.

Tak mampu berucap, namun seakan rahasia terungkap dari sinar mata yang sebetulnya sangat tak mampu untuk menatapnya. Namun sungguh terasa kehadirannya, nyata di depan mata walau tak dapat menampilkan bayangannya, seakan bertutur kata begitu nyata. Begitu indah dan mempesona walau kutahu cintaku mungkin saja bertepuk sebelah tangan. Namun begitu indah bila aku menyapa walau tak sepatah kata terdengar menimpali sapaan itu.

Tak mampu kuungkapkan rasa ini yang begitu mendalam seakan bergetar tubuh ini bila kuingat dan kusebut namanya. Walau tak sanggup dan tak ada keberanian untuk menatap sinar matanya yang begitu tajam memandang dan mengungkap rahasia kasih yang mungkin begitu dalam kepada diri ini. Tak berani kuutarakan, akankah cinta ini dapat berbalas, sudah tuluskah cintaku yang kurasakan ini.

Malu untuk ku nyatakan rasa cinta ini. Tak sanggup diri ini untuk menggapai tangannya dan kuutarakan rasa cinta ini. Semoga keresahan yang selama ini kurasa dapat kujaga untuk terus menyimpan rahasia hati ini dan tak seorangpun tahu betapa besar rasa cinta ini karena ketidak berdayaanku untuk menggapai hati dan mengetahui apakah aku ada dalam cinta yang sebenarnya. Namun ada rindu bila aku tak bertemu walau hanya terlintas dalam angan, karena bibirku tak mampu untuk berbicara. Sungguh malu aku mengatakan rasa cinta itu, karena aku sendiripun tak tahu apakah memang itu cinta yang sebenarnya cinta.

Semoga cinta ini akan dapat terus kujaga walau mungkin saja tanpa ada balas. Biarlah cukup kusimpan cinta ini tanpa aku harus berharap untuk dapat memeluknya. Biarlah waktu yang menjawabnya, biarlah yang berkuasa atas cinta menguak semua tabir rahasia ini kelak dengan balasan cinta yang menjadikan diri ini bagian dari cinta yang tak terpisahkan.

Terperangah

Terperangah - citrosblog dot comMohammad sudah cukup berumur dengan badan yang tak lagi tegap menyusuri jalan beraspal yang telah banyak berlubang dan digenangai air ketika hujan turun membasahi. Sesekali dia harus seperti kelihatan melompat melewati genagan air pagi menjelang siang itu di sebuah jalan desa yang tidak terlalu rame dengan lalu lalang kendaraan. Terlihat sawah berwarna kuning keemasan dan pada beberapa bagian terlihat kesibukan para petani mulai memanen padi musim ini. Semoga hasil panen mereka berkah, sehingga banyak mereka akan memberi untuk mengisi kantong lusuhku ini. Gerutu Mohammad dalam hati.

Sebuah kantong terlihat tak lagi putih seperti aslinya, agak kecoklatan ada beberapa bagian yang perlu ditambal dipanggulnya dengan hampir separuh terisi dari hasil kerjanya menjelang siang hari itu.

Beberapa langkah kemudian dia memasuki halaman sebuah rumah dan terlihat beberapa orang sibuk sedang menjemur hasil panen yang sudah mereka angkut dari sawah. Dengan tersenyum Muhammad mengucapkan salam menyapa orang yang ada di halaman itu. Seperti sudah memahami maksud kedatangan sang tamu, tuan rumah langsung mengambil secauk padi yang belum kering dan diberikan kepada tamu yang datang. Sambil tersenyum penuh rasa syukur orang itupun memasukkan secauk padi kedalam kantong lusuhnya sambil terdengar ucapan terima kasih dari bibirnya yang terlihat kering. Mungkin menjelang siang hari ini dia belum makan.

Cukup banyak pemberian orang tadi, separuh kantong sudah terisi dan kembali Mohammad memanggul kantong itu untuk melanjutkan perjalanan. Seakan tak jemu, dia mengucapkan salam di setiap rumah yang dihampiri. Kadang ada jawaban yang menghasilkan, terkadang seakan memasuki rumah tak berpenghuni.

Diujung kumpulan perumahan itu, didepan sebuah rumah Mohammad kembali mengucapkan salam. Terdengar jawaban dari dalam rumah. Wa’alaikum Salam, terdengar ramah dan mempersilahkan sang tamu untuk mampir dan duduk. Terima kasih jawab Muhammad dan meletakkan kantong plastik yang dibawanya menyandar pada salah satu tiang teras rumah itu.

Mari-mari, silahkan duduk, kata pemilik rumah dengan riang dan ramah seakan menyambut kedatangan family jauh yang sudah lama tidak bersua. Kenapa harus repot-repot bawa oleh-oleh, kalau mau datang, datang saja tanpa harus membawa oleh-oleh. Repot-repot aja. Kata sang tuan rumah sambil mengangkat kantong plastik yang diletakkan Mohammad tadi.

Mohammad hanya terperanga menyaksikan hal tersebut, padahal dia tidak mengenal tuan rumah sebelumnya.

Sambil mengangkat kantong milik Muhammad masuk rumah, Buk ini ada tamu, buatkan kopi. Mohammad tetap terperangah tanpa mengeluarkan sepatah katapun, heran dan entah apa yang ada dalam perasaannya.

Sang tuan rumah seakan tidak perduli dengan situasi tersebut. Terus saja masuk membawa kantong milik Muhammad, dan keluar dia kembali berkata. Bagaimana kabar keluarga disana? Baik-baik saja kan? Kenapa harus repot-repot membawa oleh-oleh segala, kedatangannya kemari saja kami sudah senang. Cecal sang tuan rumah yang belum sempat dijawab Mohammad.

Saya kemari ……. Kata-kata Muhammad langsung di potong oleh sang tuan rumah, sudah jangan terburu-buru. Masih dibuatkan kopi. Istirahat saja dulu, masak baru datang sudah mau pulang.

Akhir cerita, tak dapat dilanjutkan. Ternyata disinilah kemampuan saya bercerita. Silahkan dilanjutkan ceritanya dengan scenario pembaca seandainya tulisan ini ada yang membaca. Apa yang bakal terjadi dengan Mohammad yang dibikin terperangah sang tuan rumah? Entahlah, dari pada saya harus melanjutkan dan tidak sinkron dari awal dan akhir, mending diakhiri saja ceritanya. Salam penasaran dan tidak kepanasan. Terperangah karena tidak dapat meneruskan cerita. Mohon maaf bukan pengalaman pribadi.

Sekedar Tulisan Ngelantur

Sekedar Tulisan NgelanturAlhamdulillah, puji syukur kehadirat sang maha kuasa. Karena berkat rahmat dan karunianya kita masih diberikan kesempatan sampai detik ini. Diberikan nikmat sehat, dan sempat. Sehat sehingga mampu beraktifitas mulai dari sesuatu yang ringan sampai aktifitas terberat yang dapat kita lakukan. Sempat untuk menghirup udara segara pagi hari, panasnya udara siang hari, dan dingin menusuknya udara malam hari. Semua berjalat atas kehendak dan ijin-Nya.

Tak satupun sesuatu yang terjadi di dunia ini diluar kehendak sang penguasa. Sebuah pribadi memiliki kehendak, pribadi-pribadi beraktifitas sesuai dengan apa yang ingin dilakukan, namun masih ada batasan dan banyak keterbatasan kehendak yang tak dapat dilakukan. Begitu pula dalam bentuk pemerintahan terkecil dalam keluarga yang terdiri dari beberapa gelintir bagian, pemerintahan desa, kecamatan, kabupaten, bahkan sebuah Negara berjalan berdasarkan atas aturan dan kehendak dari sang penguasa sebuah Negara.

Dari banyak elemen yang ada di dunia ini, dari berbagai Negara dengan beragam bentuk pemerintahan dan bermacam kehendak dari sang penguasa semua berjalan atas satu titah, terjadi atas satu kehendak, terlaksana atas satu ijin. Yaitu ijin dari Sang Maha Penguasa.

Para penggila science dan teknologi mungkin berpikir bahwa segalanya dapat dijalankan sesuai dengan science dan teknologi. Mungkin saja ada pendapat-pendapat yang berkata demikian, namun mungkin saja mereka berpikir menelusuri dari mana science itu berasal, dari mana teknologi itu dimulai. Siapa yang menemukan science dan teknologi awalnya. Jika terus dipikir secara asal usul siapa yang melahirkan para pakar-pakar science, melahirkan nenek moyang teknologi. Akan terdapat garis khayal yang buntu selain meyakini bahwa semuanya berasal dari Sang Maha Kuasa.

Ringkas cerita yang tak dapat diringkas. Semuanya akan kembali pada satu titik yang mungkin saja kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan alat seperti apapun, atau bahkan sangat besar sehingga tidak satupun indera manusia yang mampu melihatnya, karena besar dan teramat besar melebihi apapun yang paling besar. Halus dan sangat halus sehingga tidak dapat diraba dengan kelembutan pancaindera, kecuali adanya keyakinan yang mengalir begitu saja bahwa sesuatu yang tak terlihat itu ada dan nyata adanya. Sesuatu yang maha berkehendak atas segala kejadian pada diri kita, lingkungan sekitar dan alam semesta,bahkan kejadian yang tak dapat terdeteksi oleh pikiran kita sekalipun.

Membiarkan diri mengelantur sejauh-jauhnya sampai betul-betul meyakini keberadaaan sesuatu yang sulit dijangkau dengan akal keberadaanya. Hanya sekedar dirasakan, dan diyakini bahwa yang tidak terjangkau oleh akal itu nyata adanya. Sesuatu yang mengatur sehingga diri ini menuliskan kalimat-kalimat yang mungkin saja tidak akan dipahami oleh penulis suatu saat nanti ketika dibaca ulang, sulit dipikirkan kembali tentang makna dari kengelanturan ini. Semoga saja hanya bisa dirasakan dan diyakini bahwa tulisan ngelantur ini dapat menggugah inspirasi diri dalam menulis tanpa harus memiliki arti, cukup memiliki rasa bahwa tulisan ini atas kehendaknya.

Membedakan Madu Asli Atau Palsu Dengan Cara Lemper

Madu AsliMadu adalah hasil karya dari sekumpulan hewan kecil namun dapat memberikan manfaat luar biasa bagi kehidupan manusia. Madu diyakini dapat menjadi obat dari 1001 macam penyakit. Karena kegunaan dan khasiatnya yang luar biasa tersebut, harga madu cukup fantastis. Satu botol kecil saja bisa mencapai harga ratusan ribu rupiah. Percaya atau tidak, kenyataannya memang harga madu memang cukup luar biasa, silahkan anda mencoba menelusurinya di pasar-pasar, ataupun mendapatkan bantuan si mbah google untuk mendapatkan madu berkualitas dan buktikan harga yang ditawarkan. Apakah benar harga madu yang biasa dikemas dalam botol tersebut dijual dengan harga yang dapat dikategorikan mahal?

Namun kerap kali para penjual madu melakukan semacam pemalsuan terhadap produk yang diperdagangkan. Dibilangnya madu hutan asli, tapi nyatanya bukan madu asli, tapi sudah dicampurkan dengan bahan lain untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Bahkan ada pula peternak yang sengaja memberikan pakan khusus pada lebah peliharaan agar menghasilkan madu yang lebih banyak dan lebih cepat.

Berbagai cara untuk mengetahui apakah madu tersebut madu asli atau palsu, diantaranya ada yang mengatakan bahwa dengan cara menyelupkan pentol korek kayu, dan menyalakannya. Apabila setelah dicelupkan dan dinyalakan dapat menyala maka dapat dipastikan bahwa madu tersebut merupakan madu asli. Namun terkadang madu yang lulus tes dengan teknik korek api setelah beberapa minggu terlihat gumpalan Kristal yang mengendap. Bagaikan ada Kristal gula pasir. Apakah ini madu atau air gula? Bisa jadi pertanyaan tersebut yang timbul.

Teknik lain ada pula yang meletakkan madu pada lembaran kertas, apabila madu tersebut tidak membasahi kerta sampai menembus kertas bisa dikatakan madu asli. Entahlah, kenyataannya sekalipun lulus dari seleksi tersebut masih juga ada keraguan atas keaslian madu tersebut setelah beberapa waktu kemudian.

Menurut informasi dan menurut cerita yang sepertinya tidak perlu diceritakan ulang, madu asli tidak membeku sekalipun diletakkan di dalam lemari es dalam waktu lama, tidak berubah warna dan penampilan sekalipun disimpan dalam waktu yang cukup lama, bahkan dalam kurun waktu 5 tahun lebih. Tidak akan tambah encer sekalipun dipanaskan diterik matahari.

Tentu saja untuk mendapatkan madu asli dibutuhkan pengetahuan yang cukup seputar permaduan, trik-trik cepat seperti trik korek api, ataupun trik kertas dapat dipergunakan untuk menguji keaslian madu tersebut. Jika harus menyimpan dalam lemari pendingin sepertinya si penjual akan keburu pulang, untuk disimpan dalam waktu yang cukup lama tentu harus kita beli terlebih dahulu. Namun trik-trik tersebut sepertinya saat ini bukan lagi menjadi trik jitu untuk memastikan kealian madu.

Harus ada teknik yang betul-betul ampuh untuk memastikan madu asli atau tidak, tidak perlu lama dan adanya jaminan keaslian yang dapat dipertanggung jawabkan baik secara fisik maupun secara moral. Teknik yang sebetulnya sangat mudah, namun jarang sekali bahkan sangat sulit dilakukan untuk melakukan pengujian keaslian madu. Saya menyebutnya “Membedakan Madu Asli Atau Palsu Dengan Cara Lemper”.

Bagaimana melakukan teknik tersebut? Apakah sudah dapat dipastikan keaslian dari madu yang diuji? Fantastis dan betul-betul terbukti, sekalipun disimpan sekian tahun tidak beku, sekali gesekpun langsung terbakar. Ini dia teknik pengujian madu dengan cara lemper.

Menurut pakarnya yang sudah membuktikan, langkah yang harus dilakukan cukup sederhana. Bawalah pulang kerumah madu yang anda miliki. Apabila istri dirumah marah besar, maka sangat dapat dipastikan madu yang ada bawa asli.

Percaya atau tidak, silahkan dibuktikan trik yang dikembangkan Cak Lontong dengan salam khasnya Salam Lemper.

Ada Apa Sebetulnya Dengan Negeri Ini

Ada Apa Sebetulnya Dengan Negeri IniLama sudah tak mengikuti perkembangan berita, regional, nasional, ataupun international. Kesibukan hari-hari terakhir ini menyelesaikan kerja off line yang dikejar waktu karena kelalaian diri sebenarnya yang tidak menyegerakan untuk mengerjakan serta menyelesaikannya. Perkembangan informasi seputar negeri ini pun hanya sepintas lalu di dapat ketika terdengar pembicaraan seputar negeri dan pemerintahan dengan berbagai opini yang lebih sering tidak dapat saya pahami, terlebih lagi jika terdengar nama-nama para pejabat yang tersandung masalah ataupun mungkin hanya sekedar disandungkan dengan permasalahan.

Betulkah Presiden kita sekarang plintat-plintut, atau istilah lain yang mungkin lebih tepat dan lebih halus lagi. Benarkah negeri kita adalah negeri koruptor yang sudah menjadi top ranking tingkat korupsi di seluruh dunia. Entahlah, malas untuk mencari kebenaran informasi tersebut, malas pula menemukan informasi bantahan yang mengatakan bahwa informasi tersebut hanyalah pergulatan politik negeri ini sebagai pembelaan terhadap kandidat yang didukung pada beberapa bulan lalu dengan berbagai alasan, berbagai cara untuk mendapatkan kemenangan yang diharapkan, sekalipun hasilnya sekarang mungkin saja tidak seperti yang diharapkan, ataupun mungkin saja yang kalah belum menerima kekalahan.

Dalam tulisan ini sebetulnya bukan untuk melakukan pembelaan pada salah satu pihak, ataupun ingin menjatuhkan pihak lain. Sekedar ingin menulis saja karena sepertinya cukup lama tidak menulis dengan melakukan pengamatan tentang informasi yang diterima dan dicerna untuk menjadi sebuah tulisan baru yang memiliki perbedaan sekalipun tulisan tersebut pada awalnya adalah hasil copy paste dari tulisan lainnya. Tidak ada salahnya beropini sekalipun bukan sebagai sebuah pendapat terlebih lagi dijadikan sebagai pendapatan.

Mengamati update status teman-teman facebook yang mungkin saja dulunya adalah pendukung Indonesia Bangkit, atau mungkin saja Pendukung Indonesia Hebat yang merasa kecewa, saya menangkap adanya kesenangan terhadap kondisi pemerintahan negeri ini yang sepertinya saling gontok antar kubu (sekedar menyimpulkan singkat). Benarkah rakyat telah salah pilih? Haruskah kita tidak lagi sebagai warga Negara yang sudah mengalami peningkatan peringkat Negara terkorup didunia? Betulkah negeri ini sekarang dikuasai oleh orang-orang dhalim?

Siapa yang dhalim, Siapa yang salah pilih, Haruskah kita tetap bangga sebagai bagian dari negeri ini? Dengan pemikiran yang tak mampu memikirkan hal itu semua sulit sepertinya jika pertanyaan tersebut dilontarkan pada saya. Terbatas dan betul-betul tidak tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Siapa yang betul-betul pantas untuk memegang kendali pemerintahan negeri ini, yang bisa membawa ketentraman, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh rakyat negeri ini.

Ucapan kita adalah doa kita, apa yang kita pikirkan bisa jadi kenyataan karena yang kita pikirkan adalah doa yang tidak kita sadari mungkin. Berkatalah yang baik, berpikirlah yang baik, dan mintalah yang baik agar kita mendapatkan yang baik. Masih saya ingat pesan dari guru ngaji waktu kecil dulu. Jika kita menulis status yang secara tidak langsung menghujat pemerintahan kita sekarang. Siapa yang sebenarnya dhalim? Jika memang benar-benar kita mendapatkan pemimpin yang dhalim, kenapa Allah menurunkan pemerintah dhalim ditengah-tengah kita.

Beberapa waktu lalu sepintas mendengarkan rekaman tausiyah. Pantaskan kita mengaku sebagai orang Islam, jika kita masih bertengkar dan saling menjatuhkan sesama saudara kita muslim??

Semoga kita diberikan pemimpin yang adil dan bijaksana, diberikan pemimpin yang dapat menuntun kita menuju pada kemaslahatan, semoga kita terhindar dari gunjing menggunjing, membicarakan keburukan orang lain. Semoga kita diberikan kekuatan untuk selalu memohon ampunan. Semoga negeri ini diberikan kebaikan penuh dengan barokah dan rahmat-Nya, tidak lagi ada saling menjatuhkan satu dengan yang lain, tapi saling mendukung satu dengan yang lain, saling memberikan kontrol antara satu dengan yang lain.

Banyak orang baik, banyak pula orang yang tidak baik. Allah maha berkehendak untuk menjadikan orang itu baik atau buruk. Kita tak dapat menilai Cuma sekedar lahiriyah, dan kita sepertinya tidak mampu untuk menilai secara lebih dalam selain dari yang kita lihat tanpa ada petunjuk-Nya.

Semoga tulisan ini bukan sekedar tulisan, tapi merupakan hasil tumpukan tombol-tombol keyboard yang terpencet begitu saja karena terus terang sudah cukup lama tidak memiliki pena untuk menuliskan kata-kata dalam selembar kertas. Meskipun bukan sebuah tulisan, namun inilah yang saya pikirkan saat ini. Silahkan dihujat karena saya siap menerima kritik yang menghancurkan bahkan hujatan.

Sulit Untuk Mengakui Kesalahan

Sulit Untuk Mengakui KesalahanKeegoan terkadang menutup semua indera yang dimiliki, keegoan menutup mata ini sehingga sulit untuk membedakan yang baik dan yang buruk. Keegoan menutup telinga ini sehingga sulit untuk mendengarkan sesuatu yang baik untuk dipikirkan. Dengan keegoan semuanya seakan tertutp. Yang ada hanyalah kebenaran akan diri kita sendiri. Kebenaran apa yang telah kita lakukan, kebenaran apa yang telah kita perbuat, kebenaran pikiran, dan tindakan. Segalanya seakan merupakan sesuatu yang sempurna jika berasal dari kita. Bahkan mungkin tidak jarang menilai salah atau bahkan menyalahkan perbuatan orang, mementahkan pendapat orang lain.

Namun sebelumnya mohon maaf, tulisan ini seperti biasanya dengan label asal nulis. Tidak ada maksud apapun, seperti merendahkan orang lain, menyinggung orang, terlebih lagi membanggakan diri melalui sebuah tulisan. Sekedar tulisan yang keluar begitu saja dari apa yang dipikirkan tanpa harus ada tujuan jelas kemana arah dan makna tulisan yang akan dipublikasikan nantinya. Namun bisa jadi karena memang keadaan yang terjadi pada diri penulis yang diliputi rasa egoisme, hanya bisa menyalahkan orang lain tanpa berani untuk instrospeksi diri dan memperbaiki kekurangan-kekurangan dan kesalahan yang ada dalam diri. Paling tidak mau berpikir dengan sadar bahwa yang telah dilakukan merupakan sesuatu yang salah.

Sikap egois tersebut menjadikan diri malu untuk mengakui kesalahan, sehingga menutupi kesalahan itu dengan menyalahkan orang lain. Diri sendiri yang salah namun seakan menjadikan orang lain yang bersalah menurut pandangan dan pemikiran orang lain.

Jangankan untuk orang diluar rumah, lebih sering sulit untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf pada pasangan. Paling tidak berdiam diri dan tidak saling menyapa untuk menutupi kesalahan yang dilakukan. Menunggu orang lain untuk melakukan permintaan maaf terhadap kesalahan yang kita lakukan, semua karena ego yang tidak terkendali, seharusnya diri sendiri yang meminta maaf terlebih dahulu. Anggap saja sebuah pertengkaran kecil dalam rumah tangga. Pertengkaran terjadi karena adanya kesalahan pada diri kita, sehingga mungkin menjadikan pasangan tidak setuju dan melakuan penolakan semacam protes terhadap sebuah kesalahan yang sangat mungkin dengan nada yang terdengar agak tinggi ditelinga, padahal nada suara tersebut standar bukan bertujuan untuk membantah dengan nada kasar. Karena ego menjadikan telinga tidak dapat membedakan nada tinggi dan nada rendah.

Seandainya saja tidak salah menafsirkan sebuah jawaban, maka pertengkaran itu tidak akan pernah terjadi. Kekeliruan terdapat pada diri kita yang sulit untuk mengakui kesalahan.

Butuh waktu yang sangat lama untuk bisa memahami banyak hal, butuh waktu lama untuk menapak dijalan yang lurus. Semoga kita semua ditunjukkan pada jalan yang lurus, yaitu jalan yang penuh dengan Rahmat, Barokah, dan Ridhonya.

Sholatku Belum Benar

Sholatku Belum BenarSholat adalah perintah yang diterima Rasulullah langsung dari Allah. Dalam sebuah hadist yang pernah saya dengar, jika benar sholat seseorang, maka benar perbuatan yang lainnya kelak pada hari perhitungan. Masih banyak keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tentang ibadah sholat lima waktu yang diwajibkan terhadap setiap manusia yang mengaku dirinya Islam.

Tak jarang bahkan sangat mungkin sholat yang dilakukan selama ini hanyalah gerakan yang belum memberikan makna sesungguhnya tentang sholat. Kata orang Madura Abejeng Gun Kareh Song Sang Nyonglet “Sholat Hanyalah Pekerjaan Tengkurap Tak Bermakna”. Semoga ibadah yang kita lakukan dapat memberikan makna ibadah yang sesungguhnya.

Pada kesempatan kali saya sekedar ungkapan perasaan sehingga memberikan judul tulisan Sholatku Belum Benar. Tulisan ini hanyalah ungkapan perasaan, karena apa yang dirasakan seperti kenyataannya, sholatku hanya sekedar gugur kewajiban. Sholat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Sementara diri ini sepertinya masih belum lepas dari perbuatan mungkar. Jika hal itu masih sering dilakukan, terlalu sering berbuat keji, sering melakukan hal mungkar apakah sudah melaksanakan sholat dengan benar.

Terlalu seing diri ini menilai jelek, menganggap salah orang lain, padahal apa yang dinilai belum tentu sesuai dengan penilaian yang kita lakukan. Lebih sering membicarakan kekurangan orang lain, tidak cocok dengan orang lain jika itu tidak sesuai dengan pola berpikir. Subhanallah, sesungguhnya Allah menampakkan segala kejadian bukan untuk kita nilai, namun untuk kita pelajari baik itu suatu hal yang baik ataupun hal buruk. Seharusnya kita belajar dan memuji setiap kejadian terjadi atas kuasa-Nya, bukan menilai jelek atau meremehkan apa yang kita lihat.

Allah menjadikan sesuai dengan kemampuan kita, Allah memberikan segala sesuatu dengan penuh hikmah jika dapat mempelajarinya dan mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang ada. Ternyata aku belum mampu memperoleh hikmah dari apa yang seharusnya aku pelajari, sholatku sekedar gugur kewajiban, sholatku belum dilakukan dengan benar, bahkan kerap kali aku lalai untuk melakukan kewajiban itu. Kerap lalai, setiap melakukan tak dapat memberikan makna yang berarti dalam setiap gerak kehidupanku, sholatku belum mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar dalam kehidupanku.

Semoga Allah memberikan hidayah sehingga dapat kutarik makna dalam kehidupan dari setiap ibadah yang dilakukan.

Aku Datang Terlambat

Aku Datang TerlambatSuara kokok ayam sudah mulai terdengar dari kandang tetangga. Bertanda fajar sudah mulai menyingsing. Gemercik air dari kamar mandi terdengar bertanda sudah ada yang membersihkan diri untuk melakukan ibadah subuh pagi hari ini. Sayup dari jauh mulai terdengar kicauan burung yang mulai bermain dan mengais rejeki dari pohon satu ke pohon yang lain, menambah indahnya suasana pagi hari ini yang masih sepi.

Ku coba melangkah keluar rumah, meskipun rasa kantuk masih terus menyelimuti. Terasa segar udara pagi hari ini, tak ada kabut tipis menyelimuti sehingga tak terasa dingin seperti hari-hari sebelumnya terlihat kabut tipis menyelimuti lingkungan sekitar. Tentu saja udara dingin cukup menusuk tulang meskipun ku coba keluar dari balik selimut sehingga aku tak terlalu larut dalam buaian udara dingin.

Beberapa saat kemudian, dari sebuah masjid yang tidak terlalu jauh sudah terdengar kumandang adzan subuh disusul dari beberapa masjid dan surau lain yang mengajak para kaum muslimin untuk melaksanakan sholat subuh berjemaah. Riuh ajakan dari beberapa musholla dan masjid mengajak untuk sholat berjemaah dengan pengeras suara memberikan kehidupan pagi hari ini lebih bermakna.

Riauh ajakan sepertinya tidak menggetarkan hati untuk melangkahkan kaki ini menuju tempat berwudhu dan memenuhi panggilan dari salah satu tempat yang terdekat. Masih ku terdiam terpesona menikmati suasana pagi hari ini. Entah berapa lama ku menikmati suasana hening ini baru ku langkahkan kaki untuk sekedar berkumur dan membasuh muka yang masih terlihat jelas garis tempat tidur yang membekas pada wajah ini.

Sendiri kutunaikan kewajiban dirumah, semoga bukan merupakan sebuah kesalahan besar karena ku tak datang memenuhi panggilan subuh tadi.

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, semburat cahaya mentari sudah mulai menembus awan putih beriring yang melintas di depan sang mentari. Semakin indah ala mini dengan semburat keemasan caha sang mentari. Kicau burungpun semakin rame menambahkan indahnya suasana pagi hari ini. Cerah alam ini, namun hatiku tak secarah alam. Seakan ada yang menggantung dalam hati ini untuk memaksaku untuk terus melamun mencari sesuatu yang menjadikan diri ini seakan tak mampu beranjak dari tempatku bersimpuh tadi pagi.

Mentari sudah mulai meninggi, semburat cahayanya sudah tak ada lagi. Kehangatan sudah mulai terpancar menerpa kulit menembus baju tipis yang masih membalut sisa bangun tidur pagi. Hangat dan indah ditemani secangkir kopi dan kicauan burung pagi hari. Masih tersimpan Tanya apa yang ada dalam hati ini sehingga seakan berat untuk melangkah maju. Terdiam dan membisu dengan kepulan-kepulan asap dan sruputan kopi hangat yang buat pagi ini.

Hemmm… waktunya beraktifitas. Mandi dan gosok gigi baru aku akan melangkah pergi. Tanpa disadari waktu sudah menunjuk angka tujuh, aku pasti datang terlambat.

Pagi sudah berganti siang, mentari semakin ganas memancarkan panas menjadikan apa yang tertimpa seakan terbakar hangus. Keganasannya seakan akan menghanguskan seluruh apa yang ada di muka bumi ini.

Hemmm… aku betul-betul datang terlambat. Waktu sudah siang menjelang sore. Rasa sadarpun tak kunjung tiba. Ku terlena dengan indahnya alam di pagi hari. Ku terpesona dengan kicauan burung di pagi buta tadi. Ku sibuk mencari peneduh siang hari tadi. Tak terasa waktu sore sudah hampir tiba. Baru aku sadar senja akan segera datang. Terlambat untuk segera menyadari. Bahwa segalanya berjalan sebagai anugerah. Tanpa rasa sadar aku telah lupa mensyukuri waktu pagi yang begitu indah. Memanfaatkan waktu siang yang begitu bermanfaat. Ku terlalu asyik dan terpesona dengan indahnya pagi, terlalu sibuk dengan mencari pelindung diri dari panasnya sang mentari.

Aku datang terlambat, tanpa disadari senja akan segera tiba. Semoga menjelang senja masih dapat kunikmati indahnya sore hari seperti indahnya pagi hari walau mungkin tak lagi ada kicau burung serame pagi tadi. Semoga mentari sore masih bisa memberikan kehangatan sehingga aku tak lagi harus sibuk mencari pelindung malam hari yang pastinya akan sangat dingin nanti.

Suara Kalam Alam

Hujan mengguyur bumi Pakong persada cukup deras, menjadikan malam ini cukup dingin menyengat ditambah lagi angin bertiup cukup kencang. Haruskah kutarik selimut untuk menghangatkan diri, dan sangat mungkin akan mengantarkan diri ini larut dalam buaian mimpi sesore ini.

Suara air yang tertinggal didedaunan masih jelas terdengar terhempas menerpa dedaunan yang lain seiring dengan hembusan angin malam inj. Suara jangkrik sudah mulai mengslunkan lantunan suara alam memuji rahmat sang pencipta. Tampaknya malam inj akan ada hiburan graris lantunan suara alam bersama memuji sang pencipta.

Haruskah aku menarik selimut dan larut dalam buaian keterlelapan yang tidak jelas kemana arahnya???? Haruskah ku kalah dengan suara-suara lantunan kalam alam memuji mensyukuri rahmat sang pencipta dengan diturunkannya hujan??? Seakan mereka bersorak gembira merayakan rasa syukur atas karunia hujan sore hari ini. Sementara diri ini hanya mampu menarik nafas dalam menahan dinginnya malam imi.

Mereka merayakan kebahagiaan bersama dengan lantunan suara alam memuji sang pencipta, sementara diri ini seakan dinginnya malam ini terasa menyiksa??? Terus kapan kita dapt merasakan senang dengan sesuatu yang mungkin kurang berkenan bagi diri kita. Haruskah kita mengatur Tuhan dengan memberikan sesuai dengan yang kita inginkan, sesuai dengan yang nyaman manurut akal dan pikiran kita.

Pernah timbul sebuah pertanyaan dari diri ini, kenapa kita harus berdoa, meminta apa yang kita inginkan kepada sang pemberi. Sementaa sang kuasa telah mengatur kesemuanya jauh sebelim kita diciptakan. Mengatur segala hal sedetail nungkin tanpa ada yang dapat terlewatkan sedikitpun. Perjalanan kehidupan dunia ini sudah ada skenario lengkapnya, bahkan jika kita merasa melakukan inprovisasi dalam kehidupan hal tersebut merupakan bagian dari skenario yang sudah ada jauh sebelum dunia ini diciptakan.

Jika segalanya sudah diatur sesuai dengan garis yang ditentukan, kenapa kita juga harus berdoa supaya ada perbaikan dari yang telah kita alami dan kita jalani. Apakah bukan merupakan hal yang kurang etis jika berdoa dan meminta, seakan kita mengatur tuhan agar merubah sesuatu yang sudah ditentukan sebelumnya dan hal tersebut terasa tidak nyaman bagi kita. ( Minggu, 18 Januari '15)

(Senin, 19 Januari '15). Wkatupun terua berputar, malam berganti dengan siang. Walau seakan malau-malu, mentari menampakkan wajahnya yang terlihat sayu terhalang awan pagi hari ini. Sedikit terasa hangat pancaran sinar mentari, kicauan burung terdengar menyanyikan lantunan suara alam yanh begitu merdu menambah indahnya suasana sekalipun mentari masih sering bersembunyi dibalik awan.

Sementara diri ini hanya dudk termenung duduk menciptakan awan-awan kecil yang begitu cepat memudar terbawa hembusan angin yang begitu lembut pagi hari ini. Sementara kicauan burung melantunkan kalam alam yang begitu merdu memuji sanh pencipta, memuji sang penguasa alam, sementara hati ini hanya memikirkan hal duniawi tanpa terbersit pujian terhadap sang pencipta.

Menikmati Syair Lagu Evi Tamala

Menikmati Syair Lagu Evi TamalaMinggu pagi menjelang siang mentari bersinar terang memanasi bumi yang beberapa hari ini diselimuti kabut tipis menjadikan suasana dingin menusuk tulang. Pagi yang cerah di hari minggu tanpa adanya aktifitas berarti memberikan kehangatan raga, dan jiwapun merasakan kehangatan itu. Subhanallah luar biasa keadilan-Nya dalam mengatur cuaca yang dirasakan manusia sehingga banyak variasi rasa yang dirasakan. Ada dingin, hangat dan panas sehingga kita dapat menikmati hidup yang bervariasi dan tidak menoton.

Lebih banyak mengeluh, itu yang kerap terjadi pada diri ini. Mengeluh atas karunia dingin yang diberikan, mengeluh karena panas, mengeluh karena hujan, dan masih banyak keluahan lain yang semestinya harus disyukuri. Allah tidak menurunkan sesuatu yang sia-sia bagi umatnya, segalanya penuh dengan perhitungan matematis dan statistika yang jauh dari jangkauan pola berpikir manusia, secerdas apapun manusia itu, secanggih apapun teknologi yang dimiliki tidak akan mampu menjangkau apa yang telah digariskan dalam kehidupan dunia ini.

Seharusnya diri ini tidak sekedar bersyukur karena mampu membeli sebuah selimut usang untuk mengurangi rasa dingin yang menusuk tulang. Rasa dingin itu perlu juga disyukuri karena kita membeli selimut untuk mengurangi rasa dingin dapat kita manfaatkan dan tidak menjadi hal sia-sia. Untuk apa memiliki selimut tebal sekalipun jika kita tidak merasakan dingin. Bukan sekedar menghilangkan kesia-siaan terhadap yang telah kita miliki, adanya hubungan dengan orang lain merupakan anugerah. Musim yang dingin menjadikan para penjual selimut memiliki keuntangan yang lebih dibandingkan musim panas. Menjadikan kita mengenal paling tidak tahu adanya penjual selimut.

Namun, ternyata diri ini masih lebih banyak mengeluh terhadap apa yang terjadi pada diri ini, apa yang tampak di depan mata. Sementara Allah telah memberikan limpahan rahmat yang menjadikan kehidupan ini terasa indah dan nyaman. Kita merasakan dingin karena kita merasakan panas pula. Adanya keseimbangan. Adanya santai karena adanya kesibukan. Semua berpasangan dan tidak dapat dielakkan, enak dan tidak enak saling berkaitan erat dalam satu kesatuan lingkaran kehidupan yang menjadikan variatif dan memberikan keindahan.

Sedih dan bahagia yang kita rasakan, kita bahagia karena kita juga merasakan kesedihan. Seandainya kita hidup dalam kesusahan yang terus menerus maka kita tidak akan pernah merasakan apa itu yang dinamakan bahagia. Kita tidak akan pernah mengenal kebahagiaan.

Pada ngelantur kemana, tak ada keterkaitan judul dan isinya. Tapi biarlah tulisan ini menjadi tulisan asal nulis. Judul menjadi judul yang ingin dituliskan dan terbersit ketika alunan suara artis cantik melalui alunan lagu dangdutnya menjadi awal pembuka tulisan ini. Mengalir apa adanya, dan semoga saya, serta kita semua dijadikan manusia yang bisa mensyukuri atas segala nikmat-Nya. Ditambahkann kebarokahan disetiap waktu. Diberikan kesehatan, rejeki yang penuh barokah dan limpahan rahmat-Nya.

Sekalipun lagu sudah berakhir, namun kehidupan kita masih dalam perjalanan menuju tujuan kehidupan yang sebenarnya. Semoga senantiasa kita dapat menjalaninya dengan penuh syukur dan merasakan keindahan dalam setiap alunan langkah irama kehidupan. Aamiin.....!!!!!