Pacaran Bukan Salah Satu Cara Move On

Selamat pagi dan selamat beraktifitas untuk semua sahabat yang menyempatkan diri untuk melintas di laman sederhana ini diantara sela-sela aktifitas hari pertama pada pekan ini. Seperti biasa memulai aktifitas pagi dengan kegiatan rutin meskipun agak terlambat dilanjutkan dengan secangkir kopi dan beberapa batang asap kenikmatan dan itu sudah berlangsung beberapa jam yang lalu.

Saat ini sudah lain cerita, disela-sela kerjaan untuk update informasi dan seputar pangkalan data sekolah dan siswa, menyempatkan diri untuk menulis meskipun sekedar tulisan ringan sambil menunggu setoran data yang akan diupdate.

Move on, cukup lama mengenal istilah ini, namun terus terang baru kali ini perduli dengan istilah yang satu ini, sekalipun maksud dari kata tersebut belum terlalu paham. Beberapa waktu lalu membuka facebook dan menemukan sebuah update yang kurang lebihnya sebagai berikut:
Menerima Cinta yang baru tanpa mengenal pribadinya lebih dahulu bukan cara untuk move on melainkan cara untuk terluka lagi …..
Move on, move diartikan berpindah, on diatas atau entah apapun maknanya. Move on artinya bergerak keatas atau menuju pada sesuatu yang lebih baik.

Membaca sepenggal kalimat yang dijadikan quote, jadi teringat pada perbincangan beberapa tahun lalu dengan seseorang yang menurut saya memiliki pemahaman tentang syariat dan agama. Menurut beliau cita itu tumbuh setelah saling mengenal satu dan yang lain, dan itu dapat timbul setelah kehidupan berkeluarga. Dalam kehidupan berkeluarga antara satu dengan lain akan saling mengenal satu dengan yang lain lebih dalam dan jauh.

Bagaimana dengan pacaran, apa tidak bisa mengenal lebih dalam diantaranya? Tentu saja bisa, namun masih ada batasan dalam masa pacaran jika kita masih ingat dengan larangan dan dosa yang harus dihindari. Semasa pacaran tentu tidak bisa mengenal lebih dalam dan terlalu dalam, kalau sudah sangat dalam mengenal berarti buka lagi pacaran.

Sebagai kesimpulan jika ingin move on dan tidak lagi terluka, hindari pacaran. Menikah sebagai pilihan dan pacaran setelah menikah. Setuju ataupun tidak postingan ini sudah terpublikasikan. Mohon maaf jika kurang berkenan.

Kata om Mario yang tidak ada hubungan family dengan saya, Cintailah dengan sepenuh hati, dan jangan mencintai dengan sepenuh jiwa agar kau hanya merasakan sakit hati jika putus cinta bukan lagi sakit jiwa. Pacaran bukan move on, tapi masih bouncing dan berputar dengan urasan pacaran belum menuju ke arah yang lebih baik.
Sebagai penutup artikel kali ini, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan para sahabat untuk mengunjungi Blog CITRO MDURO dan membaca tulisan yang bertajuk Pacaran Bukan Salah Satu Cara Move On, walaupun bukan tulisan insiratif dan kurang inovatif yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca ataupun anda sekedar lewat karena tersasar dan terdampar pada tulisan tersebut. Kami sangat berterima kasih karena anda sudah berkenan walaupun mungkin sangat terpaksa. Silahkan tinggalkan jejak anda untuk menjalin silaturahmi, atau temukan yang anda cari melalui G O O G L E dan salam jabat erat dari PAMEKASAN MADURA

0 komentar:

Posting Komentar