Masih Pantaskah Mengaku Sebagai Blogger

Paling tidak mengaku sebagai blogger pernah memiliki kesempatan menuangkan kata-kata yang mungkin saja dari sebagian kata merupakan curahan isi hati. Paling tidak pernah memiliki karya yang tidak terlalu baik dengan kata-kata indah yang puitis dan romantis. Paling tidak pernah membuat sebuah gambar yang merupakan sejarah karya terbesar yang penah dimiliki.

Fast Track Guide Internet Marketing

Sejatinya menurut saya Fast track guide internet marketing yang mudah adalah mempergunakan logika, insting, dan keyakinan. Tetap pada prinsipnya, apapun yang kita jual selama memberikan manfaat akan tetap laku dan bertahan dalam jangka waktu yang lama

Cara Mudah Cek Backlink

Update algoritma menyatakan artikel terbaru dengan kata kunci serupa akan mendapat kesempatan masuk halaman pertama hasil pencarian (SERP)

Best Free SEO Tools For Blogger and Internet Marketing

Trafik yang lumayan dengan kisaran visitor 10K dan page view 30K. Tentu hal tersebut bukan semata karena keberhasilan trik SEO yang diterapkan, bisa jadi karena sebuah hal tersembunyi yang merupakan rahasia yang sulit dipecahkan dan tidak dapat ditemukan secara teoritis mempergunakan mesin pencari seperti apapun.

Memahami Duplicate Content dan How to Solve It?

Sebenarnya apa yang dikatakan dengan Duplicate Content? Ada berbagai descripsi yang menjelaskan tentang definisi duplikat konten. Ada yang menafsirkan adalah kesamaan konten atau konten serupa dalam hasil pencarian mesin pencari yang memberikan definisi sama dari web yang berbeda.

Mudah Diucapkan Sulit Untuk Penerapan

Ada hal yang mudah diucapkan namun sulit untuk diterapkan dan diaplikasikan dalam kehidupan ini. Seperti bukan sekedar ada namun lebih banyak hal yang hanya mudah diucapkan namun sangat sulit untuk diaplikasikan dalam kehidupan kita, salah satu contoh adalah kata ikhlas.

Meskipun hanya terdiri dari beberapa huruf kata Ikhlas merupakan suatu hal yang sangat sulit diterapkan dan diaplikasikan dalam kehidupan ini. Saya termasuk dari salah satu dari sekian banyak yang orang yang mudah mengucapkan kata ikhlas namun sulit untuk mengaplikasikan keikhlasan dalam kehidupan ini.

Salah satu contoh, ada beberapa tulisan saya yang berisi trik dan tips yang saya pelajari, saya praktekkan dan saya sharing melalui tulisan walau sangat mungkin sangat sulit dipahami. Meskipun dipublikasikan tanpa batas, masih ada harapan adanya pengunjung yang memberikan jempol pada fans page blog ini, ada harapan klik iklan yang terpasang, bahkan harapan yang sangat tidak muluk adalah ada yang membaca tulisan tersebut walau sekedar lewat pada bagian judul saja.

Contoh kecil dalam kegiatan blogging, tentu saja masih banyak hal lain yang dilakukan tidak dilandasi dengan rasa ikhlas yang sebenarnya.

Pernah membaca sebuah status "Sebagian kecil pendapatan kita sedekahkan, sementara bagian yang lain kita manfaatkan untuk kebutuhan hidup kita", sepertinya masih ada kelanjutan dari status tersebut pada sebuah sosial media yang berkaitan dengan share di dunia maya tentang trik dan tips internet marketing dan sebagainya.

Mungkin hanya kealpaan saya dalam memaknai sebuah kalimat saja tentang memaknai sebuah ungkapan kata Ikhlas. Apa sebetulnya ikhlas tersebut? Tulus dari hati tanpa mengharap apapun? atau ada definisi yang lebih dalam tentang makna ikhlas?

Alkisah cerita mimpi seorang sufi yang bukan berasal dari bacaan, namun sekedar cerita sepintas yang saya dengar. Cerita seorang sufi tentang mimpinya tentang pertemuannya dengan sang Kholik.

Dalam cerita tersebut sang sufi bertemu dengan Sang Kholik bahwa dari awal diciptakannya manusia sepenuhnya cinta dan patuh pada sang pencipta. Namun setelah diciptakan dunia, hanya sepuluh persen dari manusia yang diciptakan masih mencintai penciptanya. Setelah diciptakannya syurga, hanya tersisa 10% dari sisa 10% yang tetap mencintai penciptanya. Maka diciptakan neraka dan adzabnya, hanya 10% yang masih tetap takut dengan adap dan siksa penciptanya dibandingkan dari azab dan siksa neraka.

Jika disimpilkan dari sekilas cerita mimpi sufi tersebut, 10% dari manusia yang diciptakan lebih mencintai dunia dibandingkan mencintai penciptanya. Dari 10% yang tersisa yang lebih mencintai pencipta dibandingkan mencintai dunia, 10% yang tersisa tetap lebih mencintai sang pencipta dibandingkan mencintai syurga dan kenikmatannya. Dari 10% yang mencintai syurga, hanya tersisa 10% yang betul-betul takut dan tetap mencintai pencipta dari pada takut dengan azab dan siksa neraka.

Entah berapa jika diumpamakan dengan angka sisa prosentase tersebut, betapa sulitnya memaknai kata ikhlas yang hanya terdiri dari beberapa huruf tersebut.

He... he... akhirnya update juga walau menulis sesuatu yang terlintas begitu saja, semoga memberikan makna bagi kita semua.

Mengajar dengan Penuh Kebingungan

Mungkin agak terlambat jika dikatakan hari ini sebagai hari pertama dalam kegiatan proses belajar mengajar, sebetulnya sudah beberapa hari yang lalu kegiatan tersebut berlangsung dan dimulai. Entah mengapa pada tahun ajaran ini seakan proses tersebut tidak berjalan dengan seharusnya (yang saya rasakan), dalam diri masih diliputi kebingungan untuk memulai sebuah materi pembelajaran, terlebih lagi dengan materi yang masih asing dan belum pernah terjamah pada tahun ajaran sebelumnya. Memang pada tahun ini ada beberapa materi baru yang belum pernah saya ajarkan sebelumnya. Belum bertemu dengan senior sebelumnya tentu saja untuk mengetahui kisi-kisi pembelajaran yang pernah dilakukan.

Beginilah jika menjadi guru karena keterpaksaan dan tidak memiliki kesesuaian kompetensi. Jika berbicara dengan urusan kompetensi, kompetensi apa yang saya miliki jika bukan sekedar kemampuan bercerita yang tidak berjudul dan tidak berarah, namun kenapa harus mendapat kepercayaan menjadi tenaga pengajar yang tidak dimiliki kompetensinya.

Jika harus mengajar dasar-dasar jaringan computer atau perakitan PC masih bisa dimengerti maksud dan tujuan pembelajaran tersebut, namun jika sudah berkaitan dengan grafis dan multimedia, apa yang dapat saya lakukan selain mengobrak abrik google meskipun masih diliputi kebingungan dengan apa yang didapatkan dari hasil pencarian google.

Minggu ini memang dirasa penuh kebingungan apa yang harus diberikan sebagai awal pembelajaran, untuk melakukan perkenalan sepertinya mereka sudah satu tahun lebih berada dilingkungan sekolah, bahkan ada yang sudah menjadi asuhan pada tahun sebelumnya. Bagi siswa baru mungkin perkenalan sebagai modal awal, ataupun silaturahmi (halal bil halal) pasca lebaran, namun apakah kegiatan tersebut akan berlangsung selama 2 jam tatap muka atau lebih. Tentu tidak.

Persiapan materi pembelajaran yang belum dimiliki, kemampuan terbatas dalam memahami materi dari mata pelajaran yang diampu. Hemmmmm…. Ada tantangan baru yang harus dipelajari, dan semoga mampu beradaptasi memberikan yang terbaik bagi mereka dengan kemampuan pengajar yang sangat terbatas dan tidak berkompeten.

Jika saya hanya mengeluh dengan keterbatasan kemampuan, tentu tidak ada yang dapat saya lakukan dan tak satupun yang dapat saya berikan bagi mereka. Berusaha dan berdoa yang hanya dapat dilakukan, semoga sedikit yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi mereka meskipun dengan keterbatasan dan pengetahuan singkat yang tidak seberapa.

Hampir 30 Menit Untuk Sekedar Login Paypal

Hari ini 2 Agustus 2013 sekitar jam 01.00 WIT mencoba menyalakan kembali koneksi internet dengan memanfaatkan fasilitas Wi-Fi yang dimiliki gadged sederhana besutan cina bermerk Nexian. Ponsel yang belum sebulan saya miliki ini sangat membantu dalam aktifitas online selama mudik di kepulauan Flores Nusa Tenggara Timur. Meskipun sudah mempersiapkan senjata online sebelum keberangkatan mulai dari provider yang akan dipergunakan, modem GSM dan tentu saja laptop meskipun dapat minjam, he.. he.. he..

Namun apa boleh buat, rencana tidak dapat berjalan dengan lancer, sim card dari dua provider yang dipersiapkan tidak memberikan signal setelah ditancapkan pada modem GSM Huawei yang biasa dijadikan senjata untuk berselancar di dunia maya untuk mengais rejeki demi sesuap nasi dan ongkos naik haji, apa boleh dikata rencana tinggal rencana.

Untunglah adanya gadged dengan spesifikasi pas-pasan masih dapat melakukan kegiatan online walau butuh ekstra sabar untuk loading sebuah page.

Berhubung dalam perantauan sesaat, maka segala kemungkinan harus dipersiapkan, termasuk bekal hidup selama di perantauan meskipun sebenarnya masih dalam dunia sendiri, termasuk untuk persediaan biaya perjalanan pulang setelah lebaran nanti. Segala kemungkinanpun dilihat siapa tahu ada THR nyasar untuk tambahan biaya hidup dan transportasi termasuk pada rekening online bernama PAYPAL.

Pagi hari ini mencoba login dan cek saldo, sapa tahu ada nilai transfer dari kegiatan online bulan yang lalu. Butuh waktu hampir 30 menit untuk dapat login pada akun paypal dengan koneksi provider kuning coverage GPRS, memang betul-betul dilatih kesabaran setelah terbiasa dengan 3G coverage dan berhadapan dengan jaringan GRPS, namun apa boleh buat inilah kenyataan yang harus dihadapi dan masih harus selalu disyukuri karena proses transfer dari rekening online menuju rekening offline masih dapat dilakukan serta usaha untuk terus mengais rejeki demi sesuap nasi dan ongkos naik haji melalui kegiatan online dapat dilakukan.

Alhamdulillah, angka yang tidak terlalu kecil menurut ukuran kantong saya, $69,33 telah terkirim pada rekening online dari sebuah layanan PPC untuk penghasilan bulan juli. Tidak pernah disangka sebelumnya jika akan mendapat penghasilan sebesar angka tersebut, sepertinya memang sudah ada yang mengatur dengan yang bernama rejeki. Bulan-bulan sebelumnya angka tersebut tidak pernah tercapa dalam jangka waktu kurang dari 7 bulan, namun sepertinya Allah memberikan jalan dan kemudahan bagi saya untuk bersilaturahmi dengan keluarga yang sudah sekian lama hanya bertanya kabar melalui awan. Alhamdulillah semoga akan menjadi barokah dan selalu bertambah kebarokahan. Meskipun harus menunggu lebih dari 30 menit, widrawl akhirnya berlangsung sukses dan menunggu 2-4 hari untuk masuk pada rekening bank local yang terdaftar pada paypal.

Sekian dulu cerita kali ini, entah kapan posting ini akan diterbitkan pada blog, semoga saja dalam waktu dekat memiliki kesabaran untuk login dashboard dan mempublikasikan tulisan ini.

Salam hangat selalu dari Kabupaten Ende Flores Nusa Tenggara Timur. Keep Spirit and Keep Smile.