Aku dan TIGA Yang Kumiliki

Kembali terusik dengan angka tiga, sebuah angka yang akhir-akhir ini hanya sebuah angka yang kita ketahui seperti itu bentuknya. Namun dengan keberadaan syukuran rame-rame, sepertinya keinginan untuk mengingat tentang tiga terusik dan berlari-lari dalam ingatan, walau sebenarnya hal tersebut senantiasa selalu teringat dan selalu saya syukuri akhir-akhir ini.

Pada postingan terdahulu sedikit saya buka tentang angka tidak dan mencoba memaknainya walau toh akhirnya juga bukan tulisan tentang akan tiga seperti yang dimaksudkan. Penasaran atau tidak pada pembaca CITRO MDURO, silahkan mau dibaca atau ditinggal begitu saja bukan permasalahan besar bagi saya dengan penuh kesadaran tentang kualitas tulisan dan tata bahasa yang telah dihasilkan. Bercerita dan menulis itu hak admin, membaca atau tidak merupakan hak anda. Bersyukur jika tulisan memberikan manfaat, bukan sebuah kekecewaan jika tulisan belum dapat memberikan informasi ataupun sekedar hiburan sehingga enggan dibaca pengunjung yang mungkin saja hanya tersesat memasuki laman blog ini.

Kembali pada topic Angka Tiga.

Masa SMA, bagi beberapa kalangan orang merupakan masa yang paling menyenangkan, masa tumbuhnya rasa mulai menyukai orang lain termasuk menyukai lawan jenis. Lain halnya dengan saya, bukan berarti saya tidak mengenal suka pada lawan jenis waktu itu. Angka Tiga seakan membelenggu saya untuk memperkenalkan diri dengan namanya cinta, dan pacaran.

Angka Tiga telah menjadikan saya sebagai orang yang kurang percaya diri. Jika teman sebaya pada masa SMA berani untuk mengutarakan cinta, sementara saya masih terpuruk dengan rasa minder dan tidak percaya diri yang teramat sangat untuk memberanikan diri mendekati lawan jenis dan mengutarakan ungkapan cinta. Keterpurukan dan tidak adanya percaya diri itu cukup lama menghantui kehidupan saya, bahkan selama SMA saya hanya lebih sering berada di dalam kelas meskipun jam istirahat, walau sebenarnya terkenal dengan orang yang suka clometan juga diantara teman-teman dan guru-guru yang telah mengantarkan saya menjadi orang seperti sekarang ini.

He.. he.. tidak percaya diri tapi kok clometan ya??? Mungkin aneh tapi itulah adanya diri saya waktu itu.

Masa terus bergulir, tahun pun berganti. Dunia mulai saya kenal walau tidak seluas dunia pada kenyataannya yang telah saya ketahui, namun waktu dan pergaulan telah menjadikan saya tidak lagi terlalu kurang percaya diri, bilangan tiga yang ada pada diri saya justru yang menjadikan saya bangkit, mendapatkan rasa percaya diri. Masih banyak orang yang jauh dibandingkan dengan bilangan tiga yang saya miliki namun memiliki tatapan yang jauh lebih baik dari pandangan saya waktu itu. Sekarang bilangan tiga itulah yang menjadikan saya merasa bersyukur. Saya bersyukur dilahirkan sebagai manusia dengan disabilitas dengan ketidak sempurnaan secara fisik. Seandainya saja saya terlahir sebagai layaknya teman-teman saya waktu SMA yang membuat saya iri dan menjadikan saya tidak percaya diri, entah apa jadinya diri ini, sementara terlahir dengan TIGA yang saya maksudkan tergolong manusia nakal dan sedikit berandal.

Sebuah semboyan dari teman-teman yang saya kenal dan menjadi pemicu bangkitnya rasa percaya diri "Kecacatan Bukan Penghalang Untuk Berkarya dan Maju“, walau sebenarnya apa yang telah menjadi karya saya juga belum saya ketahui. Terlahir sebagai disabilitas merupakan kebanggaan dan anugerah sang kuasa yang baru saya sadari. Angka Tiga, atau bilangan Tiga atau entah apa istilah yang pantas, 3 jari kaki kanan, seharusnya 5 jari kan? Kurang namun lebih dari cukup karena saya masih bisa berjalan tanpa alat bantu, dengan alat bantu dan sekedar duduk tak akan ada yang menyangka ada sesuatu tersembunyi di balik duduk saya. Ha.. ha.. ha...

Terima kasih sahabat blogger yang telah memberikan semangat lebih dalam kehidupan saya sebagai disability, semoga arwahnya diterima disisi-Nya.

Yuk kita tersenyum, dan tertawa lepas melepas segala kesedihan yang ada, tidak ada yang sempurna didunia, namun tidak ada yang kurang apa yang telah diciptakan-Nya.
SYUKURAN RAME RAME MAMA CALVIN, LITTLE DIJA DAN ACACICU
"POSTINGAN PENUH RASA SYUKUR INI UNTUK MEMERIAHKAN SYUKURAN RAME RAME MAMA CALVIN, LITTLE DIJA DAN ACACICU"

Sekedar penutup, SELAMAT ULANG TAHUN UNTUK BLOGGER CILIK DAN BLOGGER DEWASA YANG MERAYAKAN MILAD DI BULAN MARET
Sebagai penutup artikel kali ini, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan para sahabat untuk mengunjungi Blog CITRO MDURO dan membaca tulisan yang bertajuk Aku dan TIGA Yang Kumiliki, walaupun bukan tulisan insiratif dan kurang inovatif yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca ataupun anda sekedar lewat karena tersasar dan terdampar pada tulisan tersebut. Kami sangat berterima kasih karena anda sudah berkenan walaupun mungkin sangat terpaksa. Silahkan tinggalkan jejak anda untuk menjalin silaturahmi, atau temukan yang anda cari melalui G O O G L E dan salam jabat erat dari PAMEKASAN MADURA

0 komentar:

Posting Komentar